Bali Tribune, Jumat 20 Juli 2018
Diposting : 4 July 2018 21:49
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
PKB XL- Duta Kesenian Kabupaten Klungkung ‘ Sekeha Gita Manik Swari’ Desa Dawan Kaler saat tampil di Panggung terbuka Ardha Candra, Denpasar, Senin (2/7)) malam kemarin.
BALI TRIBUNE - Sekeha gong kebyar wanita Gita Manik Swari dari Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan menjadi duta Kabupaten Klungkung pada Pesta Kesenian Bali XL tahun 2018. Tampil di Panggung terbuka Ardha Candra, Denpasar, Senin (2/7)) malam kemarin, sekeha ini membuat pengunjung yang hadir terpukau.
 
Disela-sela pementasan, salah seorang Pembina Sekeha Gita Manik Swari, I Ketut Astawa menuturkan, tema ‘Sundih’ memiliki arti api kecil yang memberikan penerangan atau pencerahan di saat kita merasa gelisah ataupun takut pada kegelapan.
 
“Dalam konteksnya, Lelambatan Sundih ini bermakna penyatuan semua unsur karakter yang dalam hal ini ditransformasikan ke dalam penyatuan berbagai unsur musikalitas, motif serta karakter gending yang diolah menjadi harmoni garapan yang indah, dengan sentuhan dinamis, melodis dan ritmis. Kesatuan dalam keragaman unsur garap layaknya sebuah sinaran api yang indah dan cerah,” paparnya.
 
Pada penampilannya kemarin, Sekeha ini menyajikan 4 suguhan yakni, Lelambatan Tabuh Pisan Kreasi ‘Sundih’, tabuh mengiringi Tari Nelayan dan Tabuh Kreasi ‘ Kembang Ceraki’ serta Tari Kreasi Geni Smara.
 
Tari nelayan ini merupakan tarian yang diciptakan, I Ketut Merdana asal Buleleng pada tahun 1960. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyrakat pesisir pantai yang kesehariannya dalam menangkap ikan.
 
“ Adapun gerakan tarian inii menggambarkan kehidupan nelayan saat melakukan aktivitasnya seperti mendayung, melempar jala, tertusuk ikan dan lainnya,” ungkap Astawa.
 
Sementara Tabuh Kembang Ceraki merupakan sebuah penafsiran dari seorang maestro seni pengrawit Bali, I Nyoman Windha, yang dicipatkan pada tahun 1998 silam.
 
Turut hadir menyaksikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru,  Sekda Gede Putu Winastra serta sejumah Pimpinan OPD di Klungkung.
 
Usai pementasan, Bupati Suwirta bersama seluruh Duta Kesenian melakukan foto bareng.