Diposting : 24 November 2018 12:07
Agung Samudra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SAMBANGI - Tim opsnal Polres Bangli sambangi pedagang di Pasar Kidul Bangli, Kamis (22/11).
BALI TRIBUNE - Serangkian Oprasi Pekat, jajaran Reskrim Polres Bangli menyambangi beberpa pusat perekonomian. Tujuanya yakni untuk mencari produk makanan yang tidak layak konsumsi.
 
Dalam oprasi di Pasar Kidul Bangli, tim Opsnal Polres Bangli menyambangi beberapa pedagang yang menjual makan, Kamis (22/11). Hasilnya makanan jenis  roti yang sudah kadaluarsa diamankan pihak kepolisian dari sejumlah pedagang. Tidak hanya roti kadaluarsa, petugas juga mengamankan roti yang tidak ada batas waktu untuk dikonsumsi. Roti-roti tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Bangli.
 
Pantauan, petugas menyisir pedagang makanan dalam kemasan di Pasar Kidul. Berbagai jenis makanan ringan diperiksa secara telti  oleh petugas guna memastikan makanan tersebut layak konsumsi. Dari penyusuran tersebut petugas mendapati roti berbagai merk yang notabene laris dipasaran sudah kadaluarsa, dan ditemukan roti yang kemasan tidak dicantumkan waktu kadaluarsa. “Banyak kami temukan produk makanan yang sudah kadaluarsa  dan tidak dicantumkan masa kadaluarsanya,jelas ini sangat membahayakan kosumen,” jelas salah seorang petugas.
 
Melihat barang daganganya diangku pedagang hanya bisa pasrah,sebelum diamankan ke Mapolres Bangli, petugas memberikan  surat bukti serah terima. Selain menyasar pasar Kidul. Tim Opsnal juga turun ke beberapa toko modernt. Disisi lain, pedagang yang enggan disebutkan nama mengatakan jika pihaknya mendapat pasokan 4-7 hari sekali oleh suplyer. Kemudian barang yang sudah kadaluarsa bisa ditukarkan kembali. "Barang yang kadaluarsa bisa ditukar, diganti dengan yang baru sesuai dengan jumlah barang yang tidak layak jual. Kami pun sudah pisahkan barang kadaluarsa agar tidak diambil pembeli," jelasnya.
 
Perempuan yang sudah berjualan puluhan tahun ini mengatakan untuk produk yang tidak mencantumkan kadaluarsa akan disampaikan kepada pengirim. "Kami tidak terlalu detail mengecek barangnya, nanti barangnya akan kami kembalikan saja,” sebutnya.