Diposting : 8 August 2017 17:51
redaksi - Bali Tribune
donor darah
Keterangan Gambar: 
DONOR DARAH - bakti sosial donor darah di halaman depan Mapolda Bali, Selasa (8/8).

BALI TRIBUNE - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-69, Polwan Polda Bali bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Provinsi Bali melaksanakan bakti sosial donor darah di halaman depan Mapolda Bali, Selasa (8/8). Kegiatan ini diikuti oleh Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. Suradiyana, Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan, S.H., S.I.K dan Wadir Pamobvit Polda Bali AKBP Jermias Rontini, S.I.K., M.Si beserta personel perwakilan dari masing-masing Satker di Polda Bali.

Ahli Madya Tingkat Satu Bidang Dokkes Polda Bali, AKBP Ni Wayan Sukarmini selaku Ketua Seksi Donor Darah mengatakan, selain untuk memperingati Hari Jadi Polwan ke-69, kegiatan ini juga dirangkai dalam memperingati HUT RI ke-72. Tidak kalah penting, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polwan Bali kepada masyarakat. “Semoga darah yang sudah didonorkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut perwira melati dua ini, kegiatan donor darah rutin dilakukan setiap tahun menjelang Hari Jadi Polwan. Peserta donor darah melibatkan personel dari Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, Direktorat Reskrimum, Direktorat Reskrimsus, Direktorat Intel, Direktorat Reserse Narkoba dan Bidang Humas Polda Bali. Dalam kegiatan ini, pihaknya menargetkan 100 kantong darah.

Para anggota yang akan donor darah terlebih dahulu melakukan pengecekan tekanan darah dan Hb darah. Setelah diketahui tidak ada masalah dengan tekanan darah dan Hb, dilanjutkan dengan proses pengambilan darah.

Sampai berakhirnya pelaksanaan donor darah, dari 113 personel yang  sudah mendaftar, pihak panitia mengaku mendapatkan 88 kantong darah. Jumlah ini sebenarnya masih bisa bertambah, namun sebagian besar anggota telah berpartisipasi mendonorkan darahnya dibeberapa kegiatan sosial lainnya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah bersedia mendonorkan darahnya, karena dengan setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” imbuh AKBP Ni Wayan Sukarmini.