Diposting : 11 June 2019 14:13
I Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune/ BERANGKAT – Personel Satpol PP mengawasi penumpang tujuan Pulau Jawa di Terminal Mengwi, Senin (10/6).
balitribune.co.id | Mangupura - Selama arus balik Lebaran pintu masuk Badung di Terminal Mengwi diperketat oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Aparat penegak Perda ini menggandeng berbagai instansi untuk mencegah penduduk pendatang (Duktang) tanpa identitas masuk ‘Gumi Keris’. 
 
Berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap identitas penumpang bus yang turun di Terminal Mengwi. Namun, sampai Senin (10/6) kemarin, masih nihil temuan Duktang ilegal. 
”Pengawasan sudah mulai dilakukan Minggu lalu dan masih nihil pendatang tanpa identitas,” ungkap Kepala Satpol PP Badung IGAK Suryanegara, Senin (10/6) kemarin.
 
Dikatakan bahwa pemeriksaan dan pengawasan Duktang di Terminal Mengwi akan dilaksanakan hingga hari Kamis (13/6) nanti. Untuk giat ini sebanyak dua pleton atau sekitar 60 personel Satpol PP telah disiagakan. Selain itu juga ada dari unsur TNI,  Polri, Dishub, Disdukcapil, Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya. 
 
“Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan identitas terhadap penumpang yang baru tiba di Terminal Mengwi, akan dilakukan pula pemeriksaan tes urine oleh BNN Badung,” katanya.
Secara terpisah, dorongan untuk memperketat pengawasan Duktang di wilayang Badung juga terus disuarakan oleh kalangan DPRD Badung. Pihak Dewan bahkan minta Pemkab Badung mengalokasikan anggaran khusus untuk membiayai pengawasan Duktang.
 
“Pengawasan Duktang harus menjadi perhatian serius,” kata Wakil DPRD Badung Nyoman Karyana.
 
Dengan ketatnya pengawasan Duktang ini, politisi Golkar asal Nusa Dua ini berharap bisa menekan angka kriminalitas di Badung. Ia pun berharap petugas tidak kecolongan dalam hal ini.
“Duktang ya.. identitas penduduk harus jelas karena banyak penduduk identitas tidak jelas, jadi bisa menambah pengangguran di Badung, kan repot ini,” kata Karyana. 
 
Sementara itu gelombang arus mudik yang tiba di Terminal Mengwi melonjak pada H+3 setelah Lebaran, Minggu (9/6). Lonjakan ini pun sesuai dengan prediksi sebelumnya, mengingat sebagian besar perkantoran kembali buka, Senin (10/6) kemarin.
Data dari pihak Terminal Mengwi, total penumpang yang datang pada H+3 mencapai 2.246 penumpang dengan total 83 armada. Meningkat signifikan dari sehari sebelumnya yakni 1.298 penumpang dengan total 60 armada.
 
“Ini sesuai prediksi (lonjakan arus balik, red). Pada H+3 penumpang yang tiba di Terminal Mengwi mencapai 2.246 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 1.987 orang,” kata Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya, Senin (10/6).
 
Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, ungkap Suarmaya, lonjakan penumpang pada arus balik juga terjadi pada H+3. Pada H+3 penumpang yang datang mencapai 2.409 orang. “Untuk tahun lalu puncaknya pada H+4, total penumpang mencapai 2.867 orang. Tidak menutup kemungkinan hari ini (Senin) juga masih terjadi lonjakan. Sebab, berdasarkan LHR (Lalu lintas Harian Rata-rata), dari pukul 00.00 sampai pukul 07.45 Wita, sudah tercatat 1.679 penumpang yang datang. Dengan jumlah armada sebanyak 55,” tukasnya.