Diposting : 10 April 2019 11:44
Joko Mulyono - Bali Tribune
Bali Tribune/ilustrasi (net)

balitribune.co.id | Denpasar

Membersihkan organ intim usai bercinta tidak perlu berlebihan, sebab organ intim wanita ini memiliki mekanisme hebat dalam membersihkan bagiannya.

Dokter obstetri dan ginekologi Women's Healthcare of Princeton, Maria Sophocles, merekomendasikan membersihkan labia ketimbang vagina. Lalu, tak perlu juga melakukan “douche” dan tidak perlu menggunakan sabun untuk membersihkan bagian intim tersebut usai bercinta. "Bersihkan di luar dan “bibir” (labia) dengan lembut dengan air dan cucian yang sangat lembut seperti sabun bayi," saran Maria.

Membersihkan bagian intim dengan air setelah berhubungan seks dapat membantu membilas cairan tubuh pasangan seksual yang tersisa atau cairan lubrikasi sendiri. Setelah membilas bagian tersebut dengan air mengalir, maka jangan lupa untuk segera mengeringkan labia. "Beberapa orang suka mengeringkan dengan udara atau menggunakan handuk lembut untuk mengeringkan area intim," kata Maria.

Pastikan juga untuk sebisa mungkin buang air kecil sesudah berhubungan seksual, karena hal ini ada manfaat baiknya. "Selain segera membersihkan vagina, kencinglah setelah berhubungan seks. Hal ini untuk membersihkan uretra dan dapat mencegah infeksi saluran kencing (ISK). Mandi dan gunakan produk alami untuk menghilangkan cairan tubuh atau keringat atau cairan tubuh yang tidak diinginkan untuk membantu mencegah infeksi bakteri,” saran ahli kesehatan vagina Lindsay Win.