Diposting : 24 July 2018 10:22
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
PECAH - Kaca toko di Jl. Diponogoro, Desa Dajan Peken, Tabanan yang dipecah kawanan pencuri, Senin (23/7).
BALI TRIBUNE - Dalam sehari tiga toko modern di tempat berbeda di wilayah Kecamatan Tabanan dibobol maling. Dari tiga toko tersebut satu toko yang berada di Jalan Diponogoro, di sebelah utara BRSUD Tabanan, berhasil digasak. Sedangkan dua toko lainnya gagal dibobol.
 
Modus pencurian ketiga toko pun sama. Agar tidak terdekteksi CCTV, sebelum melancarkan aksi pencuri mematikan kilometer listrik. Namun satu CCTV berhasil merekam jika pencuri berjumlah tiga orang pria. Diduga ketiga toko ini dibobol pencuri yang sama. 
 
Adapun tiga toko yang dibobol adalah toko di Jalan Gunung Agung masuk Banjar Pasekan, Desa Dajan Peken, Tabanan. Dan dua lokasi di Jalan Diponogoro masuk wilayah, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan yang hanya berhasil dirusak kunci gemboknya saja. 
 
Informasinya yang dihimpun di lapangan, aksi pembobolan ketiga toko diperkirakan pada Senin sekitar pukul 03.00 Wita. Namun rata-rata karyawan toko baru mengetahui Senin pagi sekitar pukul 06.00 Wita ketika hendak membuka toko. 
 
Seperti diungkapkan oleh pengawas toko yang berada di toko Ponogoro 2. Baru sadar dicuri saat karyawannya hendak buka toko melilihat gembok pintu utama rusak. Bahkan pintu kaca terlihat pecah. "Gembok dirusak gunakan linggis karena linggisnya tertinggal di atas galon," ujar pengawas toko yang enggan namanya dikorankan. Akibatnya sejumlah rokok dibawa kabur. Beruntung uang yang ada di dalam brangkas tidak bisa diambil. "Diperkirakan subuh dicuri, kalau barang selain toko masih diaudit. Jadi total belum kami ketahui," imbuhnya. 
 
Lalu pembobolan toko di Jl. Gunung Agung diketahui pertama oleh karyawan toko bernama Ayunda. Saat itu ia datang sekitar pukul 05.50 Wita. Tiba toko ia sudah merasa curiga karena lampu yang ada di luar toko dalam keadaan mati tidak seperti biasanya yang menyala 24 jam. Kemudian ketika hendak membuka gembok sudah dalam keadaan rusak. "Terkait hal ini kami laporkan ke bos, tetapi barang gak ada dicuri karena pencuri tak bisa buka gembok kedua," jelasnya. 
 
Aksi pencurian itu terekam CCTV. Tiga orang pria tanpa cadar dan jaket serta gunakan celana panjang mendekat ke toko. Lalu satu pria perawakan kurus mematikan kilometer listrik, dan dua orang pria itu ada di depan toko tepat di sisi jalan untuk mengawasi. "Tetapi kalau wajah tidak kelihatan karena gelap," tegasnya. 
 
Pencuri gagal masuk karena pintu gembok kedua tidak bisa dibuka sehingga barang-barang toko gagal digasak. Bahkan kejadian ini juga didengar oleh tetangga toko yang ada di sebelah utara. "Sekitar pukul 03.00 Wita tetangga tokonya mendengar suara merusak pintu, namun tidak bangun, dikira petugas toko tersebut sedang perbaikan. Polisi sudah ke sini cek CCTV," tuturnya. 
 
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Decky Hendra Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan anggota sudah lakukan olah TKP. Dari tiga toko yang dibobol hanya satu toko barangnya berhasil digasak, dua toko hanya dirusak gemboknya saja. "Yang jelas pelaku masih lidik, dan kerugian belum bisa ditafsir masih diaudit," tegasnya.