Diposting : 2 October 2017 19:41
Agung Samudra - Bali Tribune
MELAHIRKAN
Keterangan Gambar: 
BUAH HATI - Ni Wayan Siwilestari, didampingi suaminya dan perawat, menggendong buah hatinya nyang baru dilahirkan.

BALI TRIBUNE - Semakin banyak saja warga pengungsian melahirkan, teranyar salah seorang pengungsi Ni Wayan Siwilestari (18) asal Dusun Keladian, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem melahirkan anak pertamanya di RSUD Bangli, Sabtu (30/9) sekira pukul 21.30 wita. Ni Wayan Siwilestari tercatat mengungsi di Bale banjar Pande, Kelurahan Cempaga Bangli.

Ditemui di ruang Kenanga RSUD Bangli, Ni Wayan Siwilestari didamping suaminya Nengah Yanto (20)  sedang menggendong buah hatinya. Tampak raut wajah kegembiraan dari pasang suami istri ini, walau di salah satu sisi harus meningalkan kampung halamnya  karena mengungsi. ”Saya tinggal sementara di pos pengungsian di Bale Banjar Pande bersama ratusan pengungsi lainnya,” ujarnya.

Ni Wayan Suwilestari mengaku sudah mengungsi sejak Jumat pekan lalu. Sebutnya tanda-tanda bakal melahirkan sudah dirasa sejak sore hari, di mana perutnya terasa mules, dan karena tidak tahan lagi menahan sakit, akhirnya sekitar pukul 05.30 diantar oleh suaminya dengan mengunakan sepeda motor  menuju RSUD Bangli. “Selang beberapa jam di RSUD Bangli sekitar pukul 21.30 wita bayi dalam kandungnya lahir dengan normal,” ujarnya seraya mengaku anak laki- laikinya diberi nama Putu Devan Artawan.

Dia mengaku untuk sementara akan tinggal di RSUD Bangli, pasalnya jika tinggal di pos pengungsian yang ditakutkan adalah masalah kesehatan bayinya. “Wilayah  saya termasuk zona KRB, tentu  harus berlama-lama tinggal di pengungsian, yang menjadi pikiran adalah  kondisi bayinya nantinya  jika  harus tinggal dipengungsian,” jelasnya.

Kepala Ruang Kenanga, Ni  Wayan Asri, mengatakan, pasien atas nama Suwilestari, tiba di RSUD Bangli sekitar pukul 05.30 Wita, karena  tanda- tanda bukaan  sudah sempurna akhirnya pasien dibawa ke ruang VK atau ponek dan akhirnya melahirkan bayi dengan normal. “Berat bayi 3 Kg kondisi sehat,” sebutnya.