Diposting : 4 October 2016 16:00
Arta Jingga - Bali Tribune
Bupati
Keterangan Gambar: 
BANTUAN - Serahkan bantuan bedah rumah dan Program Partisipatif Dara Manis Kelar Raskin di Selemadeg Timur.

Tabanan, Bali Tribune

Kemiskinan merupakan masalah vital yang dihadapi oleh sebagian besar pimpinan daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Tabanan. Karena itu Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berkomitmen memerangi kemiskinan yang dihadapi rakyatnya di Tabanan dengan mengajak semua komponen masyarakat termasuk kalangan SKPD beserta jajarannya.

Keseriusan itu ditunjukkan Bupati Eka saat menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada salah satu KK Miskin atas nama Nyoman Mastra (40) asal Desa Bantas dan Penyerahan Bantuan Pilot Project Program Partsisipatif Dara manis Kelar Raskin kepada Sembilan kelompok di Br Bantas Kaja, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Senin (3/10). Turut mendampingi SKPD terkait dan Camat Selemadeg Timur.

Bupati mengucapkan rasa bangganya kepada program yang sudah terwujud. “Saya sangat bangga, Ini merupakan program yang sangat menyentuh rakyat, terutama kelompok atau KK miskin yang sudah bergabung untuk kita bina agar ke depannya menjadi tidak miskin lagi,” ujarnya. 

Menurut Orang nomor Satu di Tabanan itu, dalam hidup harus selalu berbagi  dengan sesama, karena hidup merupakan investasi hati. “Apapun yang namanya  hidup harus berbagi kasih, berbagi kecerdasan dan berbagi rejeki. Kita tidak boleh berpikir hidup untuk hari ini saja, hidup akan berlanjut dan mudah-mudahan di karma kita selanjutnya kita akan mendapatkan pahala yang lebih daripada yang sekarang,” katanya.

Bupati Eka mengingatkan untuk selalu bersikap tulus ikhlas dan berpikir positif. “Sepanjang kita tulus ikhlas pasti kita akan mendapatkan berkah yang luar biasa. Berpikir postif dan yakin bahwa hidup kita akan lebih baik jika kita berbuat lebih baik,” ucapnya.

Bupati Eka juga memberikan apresiasi dengan adanya celengan kepedulian yang ada di Kecamatan Seltim dan di SKPD lainnya. “Saya senang melihat adanya celengan kepedulian di Seltim, Dinas Sosial dan di SKPD lain, saya mau setiap SKPD harus punya celengan yang peduli kepada masyarakat miskin, jadi setiap bedah rumah bisa dibagikan,” ujarnya.

Dia berharap ke depannya program-program pengentasan kemiskinan terus berlanjut. “Besar harapan saya ke depan, bagaimana memberantas kemiskinan,  ini harus dilakukan dengan serius, camat harus tahu berapa jumlah warga yang miskin sehingga ke depannya angka kemiskinan bisa berkurang atau minimal menurun. Jika Kemiskinan bisa diatasi, kesejahteraan bisa terwujud. Ke depan saya juga berharap tidak hanya Seltim yang memiliki program seperti ini tapi kecamatan lain juga bisa belajar sehingga bersama-sama bisa mengentaskan kemiskinan yang ada di Tabanan,” imbuhnya.

Camat Selemadeg Timur I Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan Program Partsisipatif Dara Manis Kelar Raskin ini merupakan program inovasi yang dimiliki oleh Kecamatan Seltim. Melalui program tersebut pihaknya berusaha untuk mengentaskan kemiskinan. “Seltim tidak mau tertinggal dalam mengentaskan kemiskinan. Kami mengkoordinasikan mengeluarkan program ini, yang mana program ini merupakan program investasi hati sesuai yang sering dikatakan oleh Ibu Bupati. Kami sepakat melalui Badan Kerja Sama Antar Desa, Kesepakatan seluruh perbekel dan kelompok-kelompok masyarakat untuk mensukseskan program pengentasan dengan memberikan bantuan kepada kelompok miskin melalui program ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan, terdapat 9 kelompok yang lulus verifikasi dan diberikan bantuan sesuai dengan keterampilan mereka. “Melalui proses verifikasi ada 9 kelompok layak yang kami berikan bantuan pada hari ini, sesuai dengan kemampuan dan keterampilan mereka. Sebagai contoh di desa Megati ada kelompok sapi ternak yang bantuannya kami berikan adalah bibit sapi. Dana yang bisa kita realisasikan ke kelompok sebesar 106 juta rupiah, berupa sebuah Doros, 3 bibit sapi dan  133 bibit babi,” jelasnya.

Saat ini Kecamatan Selemadeg Timur memiliki celengan peduli. Pihaknya berharap agar masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk berbagi kepada saudara yang tidak mampu. “Kita juga memiliki celengan peduli yang ada pada setiap kantor camat, perusahaan, kantor perbekel yang nantinya hasilnya bisa kita salurkan melalui tim Dara Manis Kelar Raskin di Kecamatan Seltim. Kita ingin menggugah masyarakat yang punya kemampuan/penghasilan lebih untuk peduli kepada saudara saudara kita yang sampai hari ini belum memiliki kemampuan untuk pemberdayaan kehidupan dirinya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan berharap agar bantuan bedah rumah yang diberikan kepada Pak Nyoman Mastra dapat dipergunakan dengan baik. “Saat ini impian Pak Nyoman Mastra untuk memiliki rumah layak huni telah terwujud, semoga bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Tahun ini bedah rumah yang di Bantu di Kabupaten Tabanan hampir sekitar 242 bedah rumah “Kami laporkan di Kabupaten Tabanan jumlah bedah rumah yang dibantu hampir sekitar 242 bedah rumah dari APBD provinsi Kabupaten, dan CSR,” jelasnya.

Pihaknya juga memperjuangan dana untuk masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan. “Kami di Dinas Sosial lewat kegiatan yang kita lakukan memunculkan dana dari pusat  langsung ke masyarakat  hampir sekitar 3,750  milyar, hari ini hadir kelompok usaha bersama dari Megati yang akan menerima kucuran dana 20 juta per kelompok Jadi total kelompok yang ada saat ini yang kita usulkan di pusat  direlisasikan 2,7 Milyar, dan untuk Rumah Sangat Tidak Layak Huni dibantu 60 unit. Itu perjuangan kita yang kami harapkan dapat membantu mengentaskan kemiskinan di Tabanan,” imbuhnya.