Diposting : 8 January 2018 21:22
Ketut Sugiana - Bali Tribune
musibah
Keterangan Gambar: 
TANGANI - Tim TRC BPBD Klungkung saat menangani pohon tumbang di Dusun Tulang Nyuh Desa Tegak, Klungkung.

BALI TRIBUNE - OPD di Pemda Klungkung yang paling sibuk sejak kedatangan pengungsi yang padati beberapa pos penngungsi di Kabupaten Klungkung serta menangani gangguan bencana lainnya seperti musibah orang tenggelam maupun pohon tumbang itu merupakan makanan kerjaaan seabreg instansi BPBD Klungkung. Di sela-sela mengurusi keberadaan pengungsi terdampak Gunung Agung instansi ini juga disibukkan menangani mitigasi pohon yang bertumbangan sejak Minggu pagi (7/1) 2018 karena angin kencang  yang sempat melanda wilayah Kabupaten Klungkung.

Sejak pukul 4.00 wita BPBD Klungkung harus mengerahkan personelnya yang memang stand by 24 jam ini harus meluncur kekawasan  Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kec/ Kab. Klungkung karena adanya laporan Kadusnya  I Nengah Widia  yang melaporkan adanya rumah tertimpa pohon tumbang milik  I Nengah Sucita, LK, 43 tahun.

Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada,S,Sos membenarkan stafnya menangani adanya pohon tumbang di Dusun Tulang Nyuh ,Desa Tegak sekitar pukul  04.00 wita. Menurutnya rumah warga setempat bernama I Nengah Sucita (43) tertimpa pohon amplas yang tumbang setinggi  sekitar 7 meter dengan batang pohon berdiameter 40 cm. “Tumbangnya pohon amplas yang menimpa rumah warga ini menimpa bangunan dapur dan merusak atap genteng  rumah Nengah Sucita namun tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut,” sebut Putu Widiada.

Menurutnya tumbangnya pohon Amplas tersebut disebabkan adanya hujan lebat dan angin kencang yang datang tiba tiba melanda daerah tersebut.

Belum tenang usai menangani pohon tumbang di Dusun Tulang Nyuh Tim BPBD KLungkung kembali menangani adanya dahan pohon tumbang yang berada dikawasan parkir sisi selatan Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung sekitar pukul 07.00 wita. Di kawasan Balai Budaya pohon yang tumbang jenis   pohon Glodoh. “Pohon tumbang di parkiran Balai Budaya ini  menimpa 4 unit sepeda motor  yang sedang parkir bersukur juga tidak  menyebabkan kerusakan patal maupun korban jiwa,” jelasnya.

Tim BPBD Klungkung yang menangani musibah pohon tumbang ini mengerahkan 6  personil anggota TRC BPBD Kab. Klungkung dengan  perlengkapan  1 unit mobil rescue BNPB dan  2 unit gergaji mesin dan tangga.