Diposting : 6 December 2018 00:47
Redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SIDAK - Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri idak Proyek yang tengah berlangsung di Kecamatan Kubu.
 
 BALI TRIBUNE - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Senin (3/12), melakukan peninjauan terhadap penyelenggaraan kegiatan proyek pembangunan. Setelah sebelumnya evaluasi pembangunan dilaksanakan di Kecamatan Manggis, Karangasem dan Kubu gini giliran Bupati meninjau di Kecamatan Kubu, Karangasem. 
 
Dalam Evaluasi  tersebut Bupati didampingi tim yang terdiri dari Camat Kubu, I Made Suartana,  Dinas PUPR, Dishub, BPKAD, SatPol PP, Bagian Humas dan Protokol Setda Karangasem dan Bagian PP. Bupati Karangasem bergerak menuju Kecamatan Kubu meninjau proyek pembanguan ruas jalan penghubung Desa Bantas dengan Banjar Dukuh yang dikerjakan oleh PT Harta Pcipta Perdana. Proyek ruas jalan sepanjang 1 KM ini menggunakan dana BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) dengan nilai kontrak proyek Rp 909.9 Juta pagu dana Rp. 1.3 Milyar, jadi sisa dana Rp 390 Juta.
 
Proyek pembangunan dari dana BBNKB yaitu pengerjaan jalan ruas jalan penghubung Desa Panek dengan Desa Manik Aji. Nilai kontrak proyek yang dikerjakan oleh rekanan CV Adi Kara sepanjang  1 KM ini yaitu  Rp  1.04 Miliar, Pagu dana Rp 1.35 Miliar, sehingga sisa dana menjadi Rp. 305 Juta.
 
Terakhir Bupati Mas Sumatri meninjau proyek belanja modal peralatan dan mesin pengadaan bangunan Gedung Kantor Fisik Puskesmas Kubu II di Desa Tianyar Banjar Dinas Eka Adnyana. Sumber dana dari Dana Alokasi Khusus dengan nilai Kontrak proyek Rp 3.1 Miliar dengan Pagu Dana Rp 3.6 Miliar jadi sisa dana Rp 553 Juta
 
Bupati Mas Sumatri menegaskan pihak ingin agar kualitas pemborong diperhatikan agar hasil proyek yang dibangun juga berkualitas. Ia juga melihat banyaknya potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Kubu, sehingga diharapkan dengan adanya proyek pembangunan mampu menunjang pariwisata dan pelayanan di Kecamatan Kubu hingga ke seluruh pelosok desa. Dengan itu maka masyarakat bisa meningkatkan penghasilannya melalui sumber penghasilan di bidang Pariwisata.
 
Mas Sumatri kembali mengingatkan bahwa tahun 2019 Kabupaten Karangasem akan menjadi tuan rumah Hari Kelapa Dunia KOPEK (Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa. Untuk itu diharapkan nantinya di sepanjang pinggiran jalan disiapkan lahan menanam pohon kelapa Genjah. "Ini juga sebagai bentuk dukungan atas program Pusat yaitu  penanaman sejuta Kelapa," imbuhnya.