Diposting : 12 March 2018 20:32
Djoko Purnomo - Bali Tribune
apresiasi
Keterangan Gambar: 
JUARA – Ni Putu Wahyu Arisanti asal Gianyar yang membela Porwaja Denpasar keluar sebagai juara I tunggal pemula putri kejuaraan Sirkuit Nasional B, yang berakhir Sabtu lalu di GOR Lila Bhuana Denpasar.

BALI TRIBUNE - Dua gelar juara berhasil diraih tuan rumah Bali pada turnamen bulutangkis berlevel Sirkuit Nasional B, yang berakhir Sabtu (10/3) lalu di GOR Lila Bhuana Denpasar. Kedua gelar tersebut, yakni nomor tunggal pemula putri atas nama Ni Putu Wahyu Arisanti, dan ganda pemula putri oleh pasangan Made Puspa Riastini dan Ni Putu Wahyu Arisanti.

Ni Putu Wahyu Arisanti, pebulutangkis asal Gianyar yang dikejuaraan tersebut membela nama klub Porwaja Denpasar, di final tunggal pemula putri menang atas unggulan pertama Annisa Fitriani Harsari dari Nikko Steel Malang dengan 21-18 dan 21-12.

Sedangkan di nomor ganda pemula putri, pasangan Made Puspa dan Putu Wahyu (Bima Sakti-Porwaja) mengalahkan Chelsea Putri Mairera Sensa dan Mega Sedna Neyva dari Rimba Raya Hadi Sport dengan 21-15 dan 21-14.

Dari 11 nomor yang dipertandingkan di ajang ini, PB Djarum Kudus mendulang tiga gelar juara, sama dengan PB CWIB Tangerang Selatan. Sedangkan dua gelar disabet tuan rumah Bali, dan satu gelar masing-masing diraih PB Jaya Raya Jakarta, PB Racket Jakarta Barat, dan PB Nagajaya Palembang, Sumatera Selatan.

Terkait dua gelar yang diraih Bali itu, Sekum Pengprov PBSI Bali, Made Darmiyasa sangat mengapresiasi hasil tersebut. Pihaknya berharap di nomor lainnya bakal muncul juara juga pada gelaran lainnya.

Made Darmiyasa juga mengatakan bahwa dua gelar yang didapat tuan rumah Bali tersebut membuktikan bahwa pembinaan bulutangkis Pulau Dewata tidak jauh berbeda dengan daerah lainnya, yang selama ini sebagai kiblatnya bulutangkis di Tanah Air.

“Artinya dengan prestasi tersebut, maka pembinaan di Bali sama dengan pembinaan di daerah lain atau klub besar lainnya di Indonesia, seperti PB Jayaraya Jakarta atau Djarum Kudus. Hanya saja kami berharap pebulutangkis masa depan Bali ini bisa meningkatkan kualitas dan prestasinya ke depannya, ke event yang lebih besar lagi,” pungkas Darmiyasa yang juga Wakil Sekum KONI Kota Denpasar itu.