Bali Tribune, Sabtu 19 Agustus 2017
Diposting : 19 May 2016 16:29
Ketut Sugiana - Bali Tribune
panti asuhan
Keterangan Gambar: 
SERAHKAN – Perwakilan siswa menyerahkan kardus berisi baju seragam bekas diterima Kepsek Made Arnawa Spd, MM.

Semarapura, Bali Tribune

Para siswa siswi SMPN 2 Semarapura Klungkung, Rabu (18/5), melakukan ikrar kompak di hadapan Dewan Guru dan Kepsek Made Arnawa SPd,MM dengan menyerahkan berkardus-kardus baju bekas yang mereka pakai sekolah selama menuntut ilmu di SMPN 2 Semarapura.

Tak pelak sumbangan spontan dari para siswa siswi kelas akhir yang akan menamatkan pendidikannya di sekolah bergengsi ini mendapat respon penuh haru dari para Dewan Guru dan Kepsek. “Sumbangan ini bapak terima dan akan didistribusikan kepada adik adik kelasnya yang memerlukan dan sisanya dibawa  panti asuha yang ada di Kabupaten Klungkung,” sambut Made Arnawa mendapat aplous gegap gempita dari seluruh siswanya.  

Dengan giat siswa-siswi SMPN 2 Semarapura ini hampir pasti aksi corat coret baju seragam sekolah akan tidak terjadi di sekolah tersebut mengingat baju seragam mereka sudah disumbangkan lebih awal sebelum kelulusan.

Kepala Sekolah SMPN 2 Semarapura Made Arnawa SPd, MM  ditemui usai menerima sumbangan siswanya menyatakan rasa harunya atas spontanitas siswanya tersebut. Dirinya yakin dengan bentuk perbuatan siswanya kali ini mampu menciptakan suasana kesejukan dan tidak timbul kesan  urakan bagi siswanya saat kelulusan. ”Kita ingin menanamkan pendidikan karakter serta membangkitkan kepedulian siswa terhadap sesama dengan menyumbangkan pakaian bekas yang kelihatan masih bagus ini, kita sumbangkan  kepada adik adik kelasnya, nantinya kita sumbangkan ke panti asuhan atau yang memerlukan,” ujarnya.

Yang terpenting  dengan adanya penggalangan sumbangan baju bekas ini dapat menghindari aksi corat coret baju seragam yang mereka pakai. Pengumpulan baju bekas ini jug bisa menghindarkan  siswa dari tindakan yang  tidak produktif cocer-coret baju seragam. Tampak seluruh  siswa yang berjumlah  sekitar 317  siswa hadir kompak memenuhi aula SMPN  2 Semarapura.

Kepsek lebih jauh menyebutkan selama pelaksanaan UN   baru-baru ini berjalan lancar tanpa ada siswa yang absen. ”Kita sengaja kumpulkan  seluruh siswa yang telah usai beruji sesuai dengan usulan OSIS siswa seraya menunggu pengumuman kelulusan Sabtu 11 Juni 2016 nanti,” tandasnya.

Sementara itu beberapa siswa siswi yang sempat ditemui Bali Tribune, antara lain Komang Permata Yani  siswi dari Desa Tojan, Ni Kadek Nindi Yuliasari yang dari Desa  Gelgel dan I Made Sandihi Yasaningrat dari Desa  Pikat menyatakan rasa bahagianya bisa menyumbangkan baju seragam bekas kepada adik kelasnya maupun disumbangkan ke panti asuhan.

Ketika ditanya aksi pengumpulan baju bekas yang digagas sekolahnya, secara kompak mereka menyatakan senang dan bermanfaat bagi sesama. “Sangat bagus aksi pengumpulan baju bekas oleh teman-teman semua dan ada rasa kepedulian bisa membantu sesama  dan terhadap teman yang membutuhkan,” ujar Permata Yani dari Tojan mewakili teman temannya.