Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 21 April 2017 18:15
redaksi - Bali Tribune
kecelakaan
Keterangan Gambar: 
Rumah warga yang diseruduk truk di Jalan Melasti Labuan Sait, Rabu lalu. Kini sopirnya jadi tersangka.

BALI TRIBUNE - Penyidik Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Denpasar akhirnya menetapkan sopir truk Fuso bernomor polisi P 9101 VI, I Komang Sukarma (45) menjadi tersangka dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut di Jalan Melasti Labuan Sait Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (19/4) pukul 11.00 Wita lalu yang menewaskan Ni Wayan Aliyani (40) bersama keponakannya Ni Kadek Dwi Hana Maharani yang masih balita.

Kepasatian ini disampaikan langsung Kasat Lantas Kompol Heri Supriawan, Kamis (20/4). “Memang saat ini sopirnya belum dimintai keterangan lantaran masih di rumah sakit, tetapi kita sudah tetapkan menjadi tersangka karena kelalaiannya menyebabkan orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Dikatakan Hery, pihaknya belum bisa meminta keterangan sang sopir karena kondisinya masih kritis akibat mengalami cedera kepala berat (CKB). Sehingga dirinya pun belum dapat memastikan penyebab utama terjadinya kecelakaan maut itu. Ia tidak mau menduga-duga karena takut salah.

“Saya tidak mau menduga-duga karena takutnya nanti salah. Kalau saya bilang remnya blong, ternyata bukan nanti jadi salah. Jadi, kita tunggu sopirnya sehat baru dimintai keterangan supaya lebih jelas,” ujarnya dan menambahkan saat ini sopir masih dirawat di RSUP Sanglah dan kondisinya masih kritis.

Meski demikian, perwira dengan pangkat satu melati di pundaknya ini mengatakan, sedikitnya sudah 5 orang warga di lokasi kejadian yang dimintai keterangan. Menurut keterangan para saksi mata tersebut, sebelum truk masuk ke pekarangan warga dan menabrak kedua korban, truk sempat oleng ke kiri lalu ke kanan. Namun ia tidak dapat memastikan hal tersebut dikarenakan muatan truk Fuso itu yang melebih kapasitas.

“Kalau dibilang muatannya melebihi kapasitas, itu sudah pasti. Tetapi kita tidak memastikan bahwa itu yang menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan. Karena warga hanya melihat truknya sempat oleng ke kiri lalu ke kanan dan masuk ke rumah warga. Jadi, kita tunggu saja keterangan dari sopirnya nanti,” tukas mantan Kasat Lantas Polres Jembrana, Tabanan dan Gianyar ini.