Bali Tribune, Jumat 20 Juli 2018
Diposting : 11 August 2016 11:57
Arta Jingga - Bali Tribune
bupati
Keterangan Gambar: 
Sebelum ke Jakarta, Sujana, dkk menghadap Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, untuk berpamitan.

Tabanan, Bali Tribune

Meski bukan hal baru, aktivitas penyuluhan dengan memanfaatkan media kesenian rupanya masih cukup efektif dilakukan di saat ini. Terlebih bagi masyarakat kebanyakan yang latar belakang pendidikannya beragam.

Efektivitas penyuluhan dengan media kesenian ini setidaknya dibuktikan oleh I Nyoman Sujana, tenaga kesehatan dari Puskesmas II Selemadeg Timur. Berbekal kesenian bondres, Sujana bersama Sekeha Bondres Catur Bahpini berhasil menjadi juara satu Lomba Tenaga Kesehatan Teladan Bidang Promosi Kesehatan Tingkat Provinsi Bali.

Karena keberhasilan itu juga, Sujana dan sekeha bondresnya tersebut akan diundang Presiden RI Joko Widodo untuk hadir dalam upacara Peringatan Proklamasi RI Ke-71 di Istana Negara, 17 Agustus 2016 mendatang.

Kesuksesan Sujana dkk itu terungkap saat beraudiensi dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada Selasa (9/8). Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika, Sujana datang untuk menyampaikan kabar baik tersebut.

Selain menyampaikan keberhasilan duta Tabanan di Lomba Tenaga Kesehatan Bidang Promosi Kesehatan, di kesempatan yang sama rombongan Dinas Kesehatan juga mengabarkan keberhasilan Puskesmas I Baturiti merebut juara kedua Lomba Puskesmas Berprestasi Tingkat Provinsi Bali 2016.

Dengan keberhasilan tersebut, Puskesmas I Baturiti bersama Puskesmas I Penebel, Puskesmas I Kediri, dan Puskesmas II Kerambitan akan segera diakreditasi akhir Agustus 2016 ini. Rencananya, proses akreditasi tersebut akan dinilai langsung oleh Kementerian Kesehatan RI.

Terkait dengan keberhasilan Sujana dkk, Bupati Eka terinspirasi untuk membuat program yang sama bagi kegiatan lainnya. Tidak hanya kesehatan saja, namun pendidikan dan bidang lainnya.”Memang lebih baik menyampaikan program-program dengan menggunakan media-media yang dekat dan akrab dengan masyarakat,” ujarnya.

Informasi yang perlu disampaikan ke masyarakat, sambungnya, adalah yang berkaitan dengan tindakan preventif atau pencegahan. Di bidang kesehatan bisa dengan menyampaikan program pencegahan penyakit seperti demam berdarah (DB), rabies, atau kanker serviks. Terlebih lagi, metode ini akan sangat efektif dilakukan di tingkat bawah.

Mengenai keberhasilan Sujana dkk menuju Istana Negara, Bupati Eka menyampaikan ucapan selamat. “Saya berharap agar di pusat nanti disampaikan bahwa metode dengan mengkombinasikan program pemerintah dan kesenian masih sangat efektif. Terlebih di Bali masyarakatnya masih sangat dekat dengan budaya dan adatnya,” tandasnya.