Bali Tribune, Rabu 23 Agustus 2017
Diposting : 8 August 2017 18:25
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Dedi Sunardi
Keterangan Gambar: 
Dedi Sunardi

BALI TRIBUNE - Pada pagelaran BritAma Sanur Village Festival (SVF) 2017 pihak penyelenggara dan perbankan yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberlakukan transaksi pembayaran dengan uang elektronik atau nontunai.

Hal itu berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya saat transaksi masih menggunakan pembayaran tunai. Kebijakan pembayaran non tunai pada SVF tahun ini untuk semakin mengedukasi masyarakat agar terbiasa melakukan transaksi non tunai mengingat per 1 Oktober 2017 seluruh tol di Indonesia wajib menggunakan pembayaran non tunai dengan kartu uang elektronik.

Di samping itu, Pemimpin Wilayah BRI Denpasar, Dedi Sunardi, di Denpasar, Senin (7/8), mengatakan, pembayaran non tunai pada event SVF 2017 yang berlangsung 9-13 Agustus 2017 ini sebagai upaya mendukung program pemerintah lewat gerakan nasional non tunai (GNNT) dengan memperluas layanan dan meningkatkan transaksi uang elektronik (unik) di masyarakat.

Menurut Dedi, perbankan terus berkomitmen ikut mengembangkan industri ekonomi kreatif, perkembangan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan pariwisata. “BritAma Sanur Village Festival (SVF) 2017 salah satunya, kami mendukung secara penuh (close payment system) dengan transaksi non tunai. Harapannya, dengan kegiatan ini mampu meningkatkan transaksi non tunai sehingga semakin membiasakan masyarakat terhadap cashless society,” terangnya.

Saat kegiatan SVF, dikatakan Dedi, pengunjung maupun wisatawan yang akan melakukan transaksi wajib menggunakan transaksi “unik” baik itu Brizzi maupun semua kartu uang elektronik yang dimiliki bank lain. “Transaksi bisa dilakukan di seluruh gerai kuliner, stan pameran usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) maupun untuk belanja dan merchandise di stan seniman,” ujar Dedi.

Guna menarik minat pengunjung melakukan pembayaran elektronik, perbankan kata dia memberikan berbagai kemudahan proses pengajuan kartu kredit, aneka promo serta bonus top up uang elektronik (Brizzi). “Setiap transaksi Brizzi minimal Rp 50 ribu maka akan mendapatkan kesempatan mengambil lucky dip, termasuk setiap pengajuan aplikasi kartu kredit maka akan mendapatkan hadiah langsung yang menarik,” paparnya.

Pada festival budaya yang berlangsung selama lima hari itu, pihaknya pun menargetkan transkasi dengan unik mencapai 100 ribu transaksi dengan estimasi Rp 15 miliar. Secara nasional BRI telah memiliki 10.643 jaringan kerja konvensional dan 283.453 jaringan e-channel (ATM, EDC, CRM dan E-Buzz).