Diposting : 24 August 2019 15:42
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra (tengah) saat menjelaskan kepada wartawan terkait laga kontra Arema FC, Sabtu malam ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Bali United bakal menjamu Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (24/8) malam pada lanjutan kompetisi Liga 1 2019. Pelatih kepala Serdadu Tridatu, Stefano “Teco” Cugurra mengatakan skuatnya wajib mengamankan posisi puncak klasemen sementara, sehingga tidak boleh lengah apalagi kalah di kandang lawan Singo Edan.
 
“Harus kerja keras lagi, tidak boleh lengah meski main di kandang sendiri, sebab yang kami hadapi adalah tim kuat dan kini berperingkat tiga klasemen sementara,” ujar Teco di Gianyar, Jumat (24/8).
 
Laga Bali United (pimpinan klasemen) kontra Arema FC yang berperingkat tiga klasemen sementara, diprediksi Teco bakal berjalan sengit. Sebab, dirinya tidak akan menurunkan tensi pertandingan dan tetap sama ketika menghadapi Madura maupun Tira Persikabo.
 
Dengan bermain seperti saat meladeni Madura maupun Tira Persikabo, maka Bali United akan tetap memimpin klasemen hingga paruh musim nanti. Teco juga mengakui bahwa skuatnya tidak memiliki waktu banyak untuk melakukan persiapan pasca laga kontra Madura. Namun ia tetap meminta anak asuhannya untuk kerja keras demi poin penuh nanti.
 
 "Kami punya waktu persiapan yang cukup singkat untuk pertandingan besok. Setelah kembali dari Madura, kami hanya memiliki dua kali sesi latihan. Fokus kami sekarang adalah bagaimana mengembalikan kebugaran pemain agar fit di pertandingan lawan Arema," ujar Teco.
 
 Dia mengatakan semangat juang pasukannya kini masih tetap tinggi untuk bisa mendapatkan hasil positif di kandang sendiri. “Semoga saja kami bisa main bagus di depan suporter dan bisa menang," imbuhnya.
 
 Ditanya mengenai antisipasi terhadap barisan depan Arema FC, Teco mengatakan bila anak asuhannya harus secepat mungkin memberikan marking ketat kepada para pemain Arema FC saat kehilangan bola.
 
 "Ya, Arema FC punya pemain depan bagus di antaranya Sylvano Comvalius dan juga ada Makan Konate. Yang pasti ketika kami kehilangan bola, semua pemain harus fokus untuk memberikan marking kepada para pemain Arema. Tapi saya rasa Arema bukan hanya Comvalius dan Konate saja. Pemain-pemain lainnya dari Arema FC juga punya kualitas," kata Teco.
 
 Secara rekor pertemuan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tim Serdadu Tridatu memang bisa dibilang unggul dari Arema. Dalam tiga pertemuan terakhir di Dipta, Bali United sukses menang dua kali dan satu laga lainnya berakhir imbang.
 
 Yang masih jelas dalam ingatan pecinta sepak bola di Pulau Dewata adalah ketika kompetisi Liga 1 2017 lalu, tim Serdadu Tridatu berhasil meraih kemenangan telak 6-1 atas Arema FC. Sementara satu kemenangan lainnya terjadi tahun lalu ketika gol tunggal Stefano Lilipaly sukses membawa Bali United mengalahkan tim berjuluk Singo Edan tersebut.(u)