Diposting : 14 June 2018 23:07
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
BANTUAN - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Gusti Made Tusan serahkan bantuan sarung kepada perwakilan masing-masing kampung muslim di Karangasem.

BALI TRIBUNE -Sebagai tanda tali kasih untuk mempererat tali persaudaraan antaran Pemkab Karangasem dengan masyarakat muslim di Karangasem, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Rabu (13/6) petang, menyerahkan bantuan sarung kepada tokoh dan perwakilan masing-masing kampung muslim di Karangasem.

Ribuan sarung tersebut selanjutnya akan dibagikan kepada warga muslim yang tidak mampu di seluruh kampung muslim yang ada di Karangasem. Bantuan tali kasih seperti ini bukan kali pertama, jauh sebelum Mas Sumatri terpilih dan menjabat sebagai Bupati perempuan pertama di Karangasem, tradisi tali kasih sebagai wujud rasa menyame braya dengan umat muslim di Bumi Lahar ini sudah dilaksanakan Mas Sumatri bersama suaminya yang juga penanggungjawab Gerakan Masyarakat Terpasu (GMT) I Gusti Made Tusan.                                                                  

Pada Lebaran tahun sebelumnya, Bupati Mas Sumatri bersama Gusti Made Tusan menyerahkan tali kasih berupa baju koko atau baju muslim untuk shalat atau ibadah. Dan tahun ini tali kasih diserahkan berupa sarung halus yang cukup nyaman dikenakan. “Ini bentuk tali kasih kami Pemkab Karangasem kepada saudara kami umat muslim yang kami cintai,” ungkap IGA Mas Sumatri kepada wartawan kemarin.

Pihaknya meminta kepada perwakilan masing-masing kampung muslim untuk langsung membagikan bantuan sarung tersebut kepada yang betul-betul tidak mampu agar mereka bisa sama-sama merayakan lebaran. “Dari dulu kami sangat dekat dengan saudara muslim di Karangasem, tali silaturahmi kami terjaga dengan baik, dan kedepannya mari kita sama-sama saling menjaga tradisi menyama braya yang sudah melekat dalam masyarakat kita di Karangasem,” tandasnya.

Bupati Mas Sumatri berpesan agar masyarakat muslim di Karangasem bisa sama-sama mewaspadai masuknya faham atau aliran radikalisme dan terorist, karena itu sangat merusak persatuan dan rasa persaudaraan serta kedamaian antar sesama umat beragama.

I Gusti Made Tusan selaku penanggungjawab GMT, meminta umat muslim di Karangasem untuk ikut tampil dan ambil bagian dalam memajukan Karangasem bersama Pemkab Karangasem. Pihaknya berpesan agar tali silaturahmi yang sudah terjaga dengan baik sejak dulu ini bisa terus dilestarikan. Sementara itu hadir dalam kesempatan kemarin, Ketua Karang Taruna Karangasem I Gusti Gede Ngurah Subagiarta, serta sejumlah tokoh muslim Karangasem.