Diposting : 9 September 2016 10:54
Arta Jingga - Bali Tribune
wisatawan
Keterangan Gambar: 
MEMBLUDAK – Ribuan wisatawan asing dan nusantara tambak menyemut di objek wisata Tanah Lot, mulai dari Penampahan Galungan hingga Manis Galungan, kemarin. Mereka menyaksikan betapa ritual yang dilakukan umat Hindu begitu memesona.

Tabanan, Bali Tribune

Tanah Lot Tabanan, Kamis (8/9) ramai dikunjungi ribuan wisatawan baik domestik maupun mancanegara saat umat Hindu di Pulau Dewata masih menjalani prosesi hari raya Galungan dan menyambut datangnya hari raya Kuningan.

Saat ini wisatawan khususnya mancanegara mulai berdatangan yang umumnya memang ingin menyaksikan masyarakat Hindu Bali melakukan berbagai ritual pada saat Galungan. Sedangkan wisatawan domestik yang dari luar Bali, umumnya datang secara berombongan dengan menggunakan bus.

Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pengunjung  sangat ramai pada Manis Galungan. Kendaraan roda dua maupun empat sejak pagi sudah  mulai berdatangan. Meski pengunjung sangat padat, pihak pengelola DTW Tanah Lot tidak menyiapkan persiapan khusus.

Membludaknya pengunjung ke Tanah Lot diprediksi akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Apalagi di Tanah Lot akan ada dua kegiatan keagamaan yakni pada tanggal 17 September 2016 akan ada piodalan di Pura Luhur Pakendungan dan piodalan di Pura Luhur Tanah Lot, yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 September 2016.

Persiapan untuk piodalan tersebut sudah mulai dilakukan mulai minggu-minggu ini. Sehingga sampai dua minggu mendatang Tanah Lot akan dipenuhi oleh orang-orang baik itu masyarakat Hindu (pemedek) yang ingin melakukan persembahyangan, maupun oleh wisatawan atau pengunjung yang ingin menyaksikan proses persembahyangan tersebut. Selain itu, karena sekarang bertepatan dengan liburan sekolah, membuat suasana liburan semakin terasa.

Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana, Kamis (8/9) mengatakan kunjungan wisatawan ke Tanah Lot lumayan ramai sejak Penampahan Galungan. Selama Galungan, Rabu lalu, ujar dia, kunjungan didominasi wisatawan mancanegara karena orang lokal terutama umat Hindu yang datang ke DTW Tanah Lot semuanya untuk bersembahyang.

“Dari pantauan kami saat Galungan malah wisatawan mancanegara yang mendominasi, mungkin kalau orang lokalnya kebanyakan untuk bersembahyang jadi tidak kita pungut tiket. Apalagi bulan ini juga ada dua kegiatan keagamaan di Tanah Lot yaitu Pujawali di Pura Luhur Pakendungan pas Kuningan dan Pura Luhur Tanah Lot pas tiga hari setelah Kuningan tepatnya Rabu, Budha Wage Langkir,” katanya.