Diposting : 22 September 2017 19:43
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
KNPI
Keterangan Gambar: 
TEMUI - Pengurus DPD KNPI Kabupaten Jembrana bertemu Bupati Artha Rabu lalu.

BALI TRIBUNE - Ancaman radikalisme terhadap sendi-sendi kehidupan berbangsa kini kian dirasakan semakin mengkhawatirkan. Untuk menangkal pahan radikalisme termasuk menyikapi menurunnya nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan dewasa ini, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jembrana Rabu (20/9) lalu secara langsung menemui Bupati I Putu Artha.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana, I Putu Eka Suarnama, rombongan dipimpin Pengurus DPD KNPI Kabupaten Jembrana, Adam Iskandar Bunga diterima di ruang VIP Bupati Jembrana. Pengurus DPD KNPI Kabupaten Jembrana ini juga datang dengan mengajak beberapa orang Purnawirawan TNI termasuk tokoh muda seperti Ketua  Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri Tni Polri (FKPPI) Cabang Jembrana, Agung Bagus Wibowo.  Adam Iskandar Bunga yang juga Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen (GAMKI) Jembrana menjelaskan berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia termasuk semakin meluasnya paham radikalime. Untuk mengantisipasi sumber-sumber keresahan yang menyulut kegaduhan kehidupan masyarakat, beberapa upaya harus dilakukan.

Salah satu upaya itu dikatakannya pihaknya mengaku akan merangkul semua komponen masyarakat untuk diberikan sosialisasi pada peringatan HUT TNI pada bulan Oktober mendatang. ”Kami berencana untuk menggelar sosialisasi kepada generasi muda terkait nilai-nilai kebangsanaan termasuk pemahaman terhadap paham radikalime. Itu kami kemas pada saat peringatan Hari Angkatan Bersenjata RI pada bulan Oktober mendatang.” papar guru disalah satu SMK negeri ini.

Agar kegiatan yang nantinya akan dipusatkan di BTN Desa Tegal Badeng Timur, Negara bisa terlaksana bahkan outputnya dapat bermanfaat untuk kedamaian dan keutuhan NKRI, Iskandar yang juga Sekretaris KNPI juga menyatakan pihaknya memohon petunjuk kepada Bupati Artha. “Nanti kami berencana akan melibatkan dua desa di Kecamatan Negara yakni, desa Tegal Badeng Timur dan Desa Tegal Badeng Barat. Selain itu semua komponen lintas agama dan lintas sektor akan kami libatkan. Untuk itu kami mohon berkenan bapak Bupati bisa memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi,” ujarnya.

Bupati Jembrana, I Putu Artha menyambut baik dan mengapresiasi gagasan dan niat para tokoh untuk menggagas kegiatan tersebut. Meski demikian, pihaknya tidak ingin sosialisasi yang dilakukan itu justru tidak tepat pada sasaran. “Saya sangat apresiasi dengan kegiatan ini. Namun, sosialisasi itu hendaknya tepat sasarannya. Libatkan masyarakat terutama kalangan generasi muda sehingga nantinya mereka kita harapkan dapat menularkan kepada yang lainnya,” harap orang nomor satu di Bumi Makepung Jembrana ini.