Diposting : 18 October 2016 15:02
I Made Darna/adv - Bali Tribune
Bupati
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta kembali menyerahkan bantuan serupa kepada masyarakat yang masuk katagori Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kecamatan Mengwi, Senin (17/10)

Mangupura, Bali Tribune

Setelah sebelumnya menyerahkan dana bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Bedah Rumah/Peningkatan Kualitas Rumah Sehat tahun 2016 di Kecamatan Petang dan Abiansemal, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta kembali menyerahkan bantuan serupa kepada masyarakat yang masuk katagori Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kecamatan Mengwi, Senin (17/10) bertempat di GOR Mengwi.
Bupati menargetkan penanggulangan RTS di Badung harus tuntas di tahun 2018 mendatang. Penyerahan dana bantuan kepada masyarakat RTS ini, juga sebagai bukti hadirnya pemimpin dan pemkab di tengah-tengah masyarakat Badung. Dalam penyerahan tersebut Bupati juga didampingi sejumlah anggota DPRD asal Kecamatan Mengwi, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Badung (TKPK) serta Pimpinan SKPD Badung.
Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Daerah Semesta Berencana Kab. Badung 2016-2021, pemerintah berkomitmen melaksanakan lima program yang menjadi skala prioritas, meliputi pemenuhan akan sandang, pangan dan papan bagi masyarakat, pembangunan pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, pelestarian seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata.

"Bantuan UEP dan bedah rumah ini merupakan salah satu dari lima program prioritas kami yaitu dalam pemenuhan akan sandang, pangan dan papan," jelasnya.
Giri Prasta mengakui bantuan yang diserahkan ini nilainya belum maksimal, namun untuk tahun 2017 nanti ia memastikan bantuan UEP dan bedah rumah ini akan ditingkatkan. "Mulai tahun 2017, per orang minimal kami akan beri bantuan bedah rumah sebesar 50 juta dan UEP 15 juta," tambahkan.
Giri Prasta juga akan mempolakan pembangunan bedah rumah itu dengan seragam. "Kami akan polakan dengan model sama, dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu ruang bebas, kamar mandi dan dapur. Target kami 2018 kaitannya dengan bedah rumah ini sudah selesai di Kabupaten Badung," tegasnya.
Pihaknya juga sangat mengapresiasi dukungan dari pihak swasta melalui CSR-nya yang telah ikut berperan dalam penanggulangan kemiskinan di Badung. 
Sementara Kadisosnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga melaporkan untuk di Kecamatan Mengwi, bantuan UEP diserahkan kepada 237 RTS , masing-masing mendapat 7,5 juta dengan total Rp. 1,7 M lebih, sementara dana bantuan peningkatan kualitas rumah sehat juga sebanyak 237 RTS, masing-masing mendapat 30 juta, dengan total anggaran Rp. 8,8 M lebih.
Sementara di Kecamatan Petang, Bupati sudah menyerahkan pada Sabtu (15/10) lalu dengan jumlah penerima UEP di Petang sebanyak 115 RTS, dengan total Rp. 862,5 juta. Sedangkan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat sebanyak 113 RTS, dengan total Rp. 3,3 M lebih. Di Kecamatan Abiansemal diserahkan Minggu (16/10), bantuan UEP sebanyak 232 RTS dengan total Rp. 1,7 M lebih dan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat sebanyak 231 RTS, dengan total Rp. 6,9 M lebih.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga membuka dialog dengan masyarakat, guna mendengar aspirasi serta masukkan secara langsung dari masyarakat terkait dengan berbagai persoalan yang dihadapi sehingga segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat oleh jajaran Pemkab Badung. Usai dialog, masyarakat juga dapat langsung mencairkan dana bantuan yang difasilitasi Bank BPD Bali.