Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 13 November 2017 19:19
Djoko Purnomo - Bali Tribune
AA Bagus Tricandra Arka
Keterangan Gambar: 
AA Bagus Tricandra Arka

BALI TRIBUNE - Cabang olahraga tarung derajat menargetkan dipertandingkan di ajang SEA Games dan Asian Games, dan kejuaraan internasional lainnya. Target itu cukup realistis mengingat olahraga asli Indonesia ini sudah lama lahir.

Sekum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali AA Bagus Tricandra Arka, Minggu (12/11) mengatakan, tekad tarung derajat dipertandingkan di ajang internasional SEA Games dan Asian Games, terlontar saat Munaslub belum lama ini di Bandung.

Dalam kegiatan yang akhirnya memutuskan Harry Tanoe (HT) menjadi Ketum PB Kodrat itu, lanjut Bagus Tricandra Arka, tarung derajat bakal diupayakan bisa digelar di dua event besar tersebut.

"Berdasarkan Munaslub kemarin, memang rencananya tarung derajat akan lebih diperkenalkan ke luar negeri. Saat ini tarung derajat sudah berkembang di sebagian besar negara di Asia Tenggara," ujar Tricandra Arka.

Pria yang pernah menjabat sebagai Bidang Pengembangan Luar Negeri di kepengurusan PB Kodrat ini berharap, dengan dinahkodai HT itu nantinya terwujud cita-cita yang diharapkan. "PB Kodrat sekarang sedang gencar melakukan sosialisasi agar di luar negeri bisa dibuka satlat. Begitu juga soal pengiriman pelatih ke luar negeri. Saat ini sudah ada tujuh negara yang mengembangkan beladiri ini," tambahnya.

Negara-negara itu disebutkannya yakni Philipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Laos, Myanmar serra Singapura.

Di luar hal itu, pihak Kodrat Bali kini tengah bersiap menuju gelaran kejurnas yang bakal dihelat tahun depan. Untuk itu, sebelum menuju kejurnas, terlebih dahulu akan menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) menjelang akhir tahun ini.

"Jadi hubungannya UKT dengan kejurnas yakni, para petarung yang berhak turun di kejurnas nanti minimal kuratanya harus IV dan maksimal V. Jadi, di UKT nantilah, para petarung yang akan dikirim wajib menaikkan tingkatannya," ujar pria yang akrab disapa Gung Cok ini.

Soal siapa saja yang diutus ke kejurnas nanti, Gung Cok menyebut jika hasil Porprov Bali 2017 lalu akan dipersapkan di event itu. Dan kalau bila dipandang perlu adanya seleksi perekrutan tim, akan dilakukan pihaknya, hanya kata Gung Cok akan dilakukan di kelas-kelas tertentu saja.

"Kalau petarung Porprov Bali kan syaratnya harus minimal kurata III. Jenjangnya kan naik nanti, jadi sudah pasti mereka-mereka ini kuratanya paling mendekati untuk tampil di kejurnas. Selain itu, pengalaman bertanding serta prestasi di Porprov Bali menjadi modal untuk nantinya berlaga di kejurnas," pungkasnya.