Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 15 November 2017 16:13
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
pernikahan
Keterangan Gambar: 
AMBRUK - Tenda yang roboh saat acara pernikahan di hotel mewah di Nusa Dua, Badung, Senin malam lalu. Akibatnya sejumlah undangan mengalami luka-luka.

BALI TRIBUNE - Bali Wedding Association (BWA) membenarkan kabar robohnya sebuah tenda acara pernikahan di salah satu hotel ternama di Nusa Dua, Badung pada Senin (13/11) malam. Meski tidak ada korban jiwa, namun sejumlah orang yang berada di area pernikahan tersebut mengalami luka-luka.

Humas BWA, Lukas Bundi yang akrab disapa Elbi ini ketika dikonfirmasi via ponselnya, Selasa (14/11) mengatakan bahwa BWA hingga saat ini masih menghimpun informasi terkait kejadian yang tidak diharapkan tersebut.

Informasi robohnya tenda pernikahan itu kata dia diterima BWA pada Senin (13/11) sekitar pukul 23 malam. "Memang benar ada kejadian itu, satu tenda roboh. Namun saat acara berlangsung pada malam hari, ketika itu anginnya kencang hingga merobohkan satu tenda," bebernya kepada Bali Tribune.

Sementara itu Ketua BWA, Ketut Agus Dion Satvika saat dimintai keterangan mengatakan bahwa korban yang luka-luka masih dalam perawatan medis. Namun pihaknya belum bisa menyebutkan pihak Wedding Organizer (WO) yang menangani acara pernikahan tersebut.

"Saya belum bisa ngasi klarifikasi terkait kejadian di Hotel Mulia ini. Yang pasti tidak ada korban jiwa tapi ada yang luka-luka. Sekarang masih dalam perawatan dokter," terang Dion.

Menurutnya, saat ini korban yang mengalami luka-luka masih dalam kondisi trauma. Pihaknya pun menegaskan robohnya salah satu tenda acara pernikahan itu dikarenakan kondisi alam. "Itu murni karena angin kencang. Siapa WO nya masih kami kumpulkan informasinya. Nanti setelah semua informasinya jelas akan kami sampaikan ke media," tegas Dion

Terkait insiden tersebut ketika dihubungi pihak Hotel Mulia belum bersedia memberikan keterangan. "Maaf saya belum bisa memberikan keterangan," ucap salah seorang staf hotel.