Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 13 February 2018 22:07
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
komputer
Keterangan Gambar: 
BERGABUNG - Karena keterbatasan perangkat komputer, sejumlah sekolah bergabung dengan sekolah lainnya untuk dapat melaksanakan UNBK

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMA/SMK/MA di Jembrana tahun 2018 kini diharuskan menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Secara otomatis sekolah yang tahun sebelumnya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNBKP) juga harus beralih menerapkan UNBK. Sejumlah sekolah yang belum memiliki perangkat komputer terpaksa bergabung dengan sekolah lainnya yang telah memiliki perangkat komputer berserta jaringan internetnya untuk dapat mengikuti UNBK.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan MA Kabupaten Jembrana, I Putu Prapta Arya dikonfirmasi, Senin (12/2), mengatakan seluruh sekolah kini diwajibakan melaksanakan UNBK sesuai intruksi dari Dinas Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali. Namum pihaknya mengakui hanya beberapa sekolah saja di Jembrana yang baru bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Sejumlah SMA dan MA di Jembrana yang belum memiliki perangkat yang memadai untuk melaksanakan UN harus bergabung dengan sekolah lainnya.

Menurutnya sejumlah sekolah yang melaksanakan UNBK secara mandiri itu pun harus menggabungkan perangkat komputer yang dimiliki sekolah lainnya untuk memenuhi kebutuhan komputers sebagai sekolah penyelenggara dan jumlah peserta UN. Ia menyebutkan dari 18 sekolah ada, hanya   sekolah yang melaksanakan UNBK mandiri yakni SMA N 1 Negara diikuti, SMA N 2 Negara, SMA N 1 Pekutatan, SMA Gilimandala Gilimanuk, SMA Firdaus Negara, SMA Diponogoro, MAN 1 Jembrana dan MAN 2 Jembrana, MA Manbaululum Negara, MA Hidayatulah Cupel, MA Almubarok Gilimanuk.

Ketua MKKS SMK Kabupaten Jembrana I Putu Wardana mengatakan, dari 10 SMK yang terdiri dari 5 sekolah negeri dan 5 sekolah swasta hanya 4 sekolah saja yang baru bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri. SMK yang menyelenggarakan UNBK yakni SMKN 1 Negara, SMKN 3 Negara di Tegalcangkring, Mendoyo, SMK Marsudirini Negara dan SMK PGRI 2 Negara. “SMK juga banyak yang bergabung dengan sekolah lainnya termasuk di beberapa SMA dan MAN Negara. Ini akibat dari keterbatasan sarana prasarana dimasing-masing sekolah. SMA juga sama ada yang gabung dengan SMK,” papar Kepala SMK Negeri 1 Negara ini.

Salah satu sekolah penyelenggara UNBK mandiri dengan jumlah komputer terbanyak adalah MAN Negara. Kepala MAN 1 Jembrana, Fatahul Bari didampingi Proktor UNBK Istamar mengakui sejumlah sekolah baik itu MA, SMK dan MTs yang bergabung untuk mengikuti UNBK di MAN 1 Negara. “Selain siswa kami sendiri, yang di MAN 1 Jembrana ada SMK N 4 Negara, SMK 5 Negara, MAN NU Negara, MTs Al Hikmah, MTs Manbaululum,” sebutnya.