Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 29 June 2018 21:49
Redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
BANTUAN - Tambahan Bantuan Traktor untuk petani tembakau di Gianyar.
BALI TRIBUNE - Terbatasnya sarana pertanian modern, masih menjadi kendala yang dihadapi pada sektor pertanian. Seiring dengan berkembangnya sektor pertanian, jumlah traktor roda dua, dan rice transplanter masih belum mencukupi, juga turut menghambat peningkatan jumlah produksi.
 
Mendukung program peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Gianyar, ketersediaan prasaran tersebut terus diupayakan. Tidak hanya dalam komuditas padi, meningkatnya hasil produksi tembakau  juga  mulai disikapi dengan bantuan peralatan pengolahan lahan berupa mesin traktor.
 
Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Nyoman Sutawan, Kamis (28/6), mengatakan, Tahun 2017 produksi tembakau di Gianyar mencapai 249,87 ton. Hasil ini meningkat dari tahun sebelumnya dengan rata-rata peningkatan hasil produksi 5% setiap tahunnya. “Tanaman tembakau ini ada di tiga kecamatan Gianyar yang meliputi Kecamatan Sukawati dengan luas lahan mencapai 150 hektar, Tegalalang 18 hektar dan Payangan seluas 7 hektar,” ungkapnya.
 
Dari keseluruhan lahan tersebut, digarap oleh 670 KK petani tembakau. Dalam setahunnya,  dikauinya tidak petani setempat tidak selalu menanam tembakau. Karena pada masa tertentu diselingi tanaman cabai dan padi sesuai dengan pembagian aliran air subak. Tahun 2018 ini,  paparnya, ada sebanyak 21 unit peralatan penggembur lahan kering. Sebelumnya dari Pemprov Bali sudah mendapat bantuan, namun karena kebutuhan peralatan terus meningkat, sehingga subak tersebut mengusulkan permohonan untuk mendapatkan bantuan. “Bantuan  alat tersebut, kami harapkan petani dengan mudah membuat dengan untuk tanaman tembakau atau cabai yang digunakan untuk pengolahan lahan kering,” terang Sutawan.
 
Subak-subak yang mendapatkan bantuan adalah Subak Batubulan Kangin mendapatkan 2 unit rotary traktor, Subak Dangin Umah, Batubulan mendapatkan 2 unit hand traktor, Subak Kerta sari, Payangan 5 unit Cultivatior, Subak Arta Wiguna 3 unit cultivator, Subak Sari Pertiwi, Payanan 6 unit cultivator, Subak Abian Pisang Kaja, Payangan 5 unit Cultivator. Bantuan tersebut dari Dana Bagi Hasil Tembakau (DBHT) Pusat yang dimasukkan ke APBD 2018. Proses serah terimanya kini sudah disiapkan, dan diharapkan segara dimanfaatkan.