Diposting : 10 August 2017 20:11
Ketut Sugiana - Bali Tribune
snorkling
Keterangan Gambar: 
DIRUJUK - Korban WNA yang kondisinya parah dirujuk ke rumah sakit setempat.

BALI TRIBUNE - Ombak ganas laut Nusa Penida telah memakan korban jiwa wisatawan baik yang menyelam, snorkling, memancing, maupun berenang. Kali ini tiga orang wisatawan asing yang sedang memancing dengan mempergunakan panah ikan, hampir kehilangan nyawanya setelah terseret arus deras laut selatan Nusa Penida. Bersyukur mereka semua dapat diselamatkan Tim Basarnas yang turun ke lokasi untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Kejadian yang menegangkan bagi ketiga wisatawan asing tersebut antara lain  Sean Sutton (22) no. Pasport: A05317250, WNA asal Afrika Selatan, Daniel Anderson (21) No. Pasport: 208017389, WNA asal Denmark, dan  Devin Grey (39), WNA asal Afrika Selatan, Selasa (8/9) mereka melakukan aktifitas memancing ikan dengan cara memanah di seputar  Pantai Atuh Dusun Pelilit Desa Pejukutan, Nusa Penida. Namun naas karena keasyikan, ketiganya tanpa sengaja meluncur ke laut lepas di selatan perairan Nusa Penida. Ketiganya lalu panik dan mereka berusaha berenang ketepian untuk mencapai daratan Nusa Penida. Maksud hati menepi malah yang ditemukan adalah tebing curam pantai selatan Nusa Penida dengan ombaknya yang ganas. Mereka kehilangan akal, namun salah seorang darinya yaitu wisatawan Sean Sutton berusaha naik ke darat dengan cara memanjat tebing-tebing setinggi 150 meter. Namun dua orang temannya tertinggal di bawah tebing menantikan pertolongan.

Polsek Nusa Penida mengontak Basarnas untuk melakukan pertolongan darurat dengan melakukan pencarian terhadap keduanya pada Selasa (8/8). Tim melakukan pencarian dimulai pukul 02.00 wita dengan melibatkan warga sekitar natara lain I Wyn Gunung dan I Ngh Dama bersama salah satu korban WNA yang selamat Sean Sutton namun karena kondisi masih gelap kedua korban yang terdampar di tebing sebelah selatan pantai Atuh tidak berani berenang menuju Parigi yang dipakai untuk menjemput korban. Selanjutkan pukul  06.00 wita Rabu (9/8), Tim kembali dilakukan penjemputan terhadap kedua korban dan sekitar pukul 08.40 wita kedua korban dapat di selamatan kemudian di bawa ke pantai Atuh.

Selanjutkan kembali dilakukan penjemputan terhadap kedua korban dan sekitar pukul 08.40 wita kedua korban dapat diselamatan kemudian dibawa ke pantai Atuh. Karena kondisi salah satu korban Daniel Anderson mengalami cedera pada pinggang dan luka lecet pada kedua tangannya dan tidak bisa berjalan, maka Tim gabungan dari Polsek Nusa Penida dan Koramil Nusa Penida yang dipimpin oleh Kapolsek Nusa Penida dan Danramil Nusa Penida dengan mengerahkan 12 personel untuk mengevakuasi mengangkat korban menggunakan tandu darurat menuju tempat parkir di atas Pantai Atuh dengan melalui jalan menanjak  merayap ditebing setinggi kurang lebih 200 meter.

Sekitar pukul 11.30 wita seluruh korban selamat  dibawa ke Puskesmas Nusa Penida dengan ambulance untuk mendapatkan penanganan secara medis, selanjutnya  pkl 13.00 wita korban dirujuk ke RS BMC Denpasar dengan menggunakan Boat menuju Pelabuhan Sanur, Denpasar.