Diposting : 12 April 2018 15:14
Redaksi - Bali Tribune
pencurian
Keterangan Gambar: 
Iptu Aan Saputra memperlihatkan barang bukti dan pelaku
BALI TRIBUNE - Aksi Dwi Nova Dian Kusuma  (29) terbilang unik. Lantaran tidak direstui untuk menikahi pacarnya, ia justru mencuri sepeda motor milik bapak pacarnya sendiri. Aksi jahatnya itu dilakukan di areal parkir RS Sanglah, Sabtu (9/6) pukul 15.00 Wita. 
 
Peristiwa itu berawal dari korban, I Nyoman Rupadenta (56) ke Rumah Sakit (RS) Sanglah untuk melihat anaknya yang merupakan adik dari pacar pelaku yang rawat inap. Korban memarkir sepeda motornya jenis Scoopy bernomor polisi DK 4616 EW pada pukul 13.30 Wita dan kembali pada pukul 15.00 Wita sepeda motornya sudah raib.
 
Melihat kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kehilangan sepeda motor itu ke Mapolsek Denpasar Barat (Denbar) dengan nomor laporan; LP/225/VI/2017/Bali/Resta Dps/Sek Denbar.
 
Menariknya, sepeda yang dicurinya itu dibawa pulang disimpan di rumahnya di Jalan Bedahulu XXI Gang Munduk Abukasa No 2 Denpasar.
 
Pacarnya yang sering berada di rumah pelaku memang sering melihat sepeda motor itu namun tidak menduga bahwa sepeda motor itu adalah milik bapaknya lantaran sudah dilepas nomor platnya. Namun pada Senin (9/4) lalu, pacarnya mengetahui secara pasti bahwa sepeda motor itu adalah milik bapaknya.
 
"Saat ditanya oleh pacarnya, pelaku menjawab bahwa sepeda motor itu adalah milik anak kos yang digadaikan karena belum bisa membayar uang kos. Kebetulan pelaku punya kos-kosan di sana," ungkap seorang sumber di lingkungan Polsek Denbar, Rabu (11/4). 
 
Sang pacar kemudian memberitahukan penemuan sepeda motor itu kepada bapaknya kemudian disampaikan ke Mapolsek Denbar. Anggota Reskrim pun diturunkan ke lokasi penemuan sepeda motor untuk melakukan penyelidikan yang lebih mendalam. Hasilnya, keesokan harinya, Selasa (10/4) pukul 01.30 Wita polisi berhasil meringkus pelaku di rumahnya.
 
"Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa yang diduga pelaku pencurian sepeda motor berada di rumahnya, sehingga anggota melakukan lidik dan dapat mengamankan pelaku. Selanjutnya menginterogasi pelaku dan mengakui perbuatanya mengambil  tersebut sehingga kemudian dibawa ke Mapolsek," terang Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra RA, SIk., MH siang kemarin.
 
Kepada petugas, pelaku mengaku mengambil sepeda motor itu menggunakan kunci duplikat karena pernah meminjam sepeda motor itu untuk dibuat kunci duplikat. Ia juga menjelaskan bahwa motif pencurian lantaran kesel dengan korban karena tidak merestui hubungannya dengan anak korban.
 
"Pelaku mengakui baru kali pertama melakukan pencurian sepeda motor ini karena merasa jengkel terhadap orang tua pacar pelaku lantaran tidak merestui hubungan mereka. Tetapi masih kami dalami dan kembangkan lebih lanjut karena tidak menutup kemungkinan masih ada TKP yang lain," ujarnya.