Bali Tribune, Sabtu 23 Juni 2018
Diposting : 11 June 2018 20:06
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Nyoman Yamadhiputra
Keterangan Gambar: 
Nyoman Yamadhiputra

BALI TRIBUNE - Tiga pesilat putra dan putri Bali dipastikan bakal membela tim nasional (timnas) pencak silat Indonesia pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, yang bakal dilangsungkan pada Agustus mendatang.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, Nyoman Yamadhiputra, ketiga pesilat tersebut yakni satu pesilat laga putra kelas F, Komang Harik Adiputra, serta dua pesilat putri nomor Tunggal Ganda Regu (TGR) atau seni nomor ganda putri, Sang Ayu Sidan dan Dwiyanti.

“Kedua sudah resmi menghuni tim definitif pencak silat Asian Games Indonesia. Kepastian itu sudah kami peroleh beberapa pekan lalu. Dan kami menilai memang ketiganya pantas membela Indonesia di Asian Games,” ungkap Yamdhiputra, Minggu (10/6).

Penilaian pantas itu karena ketiga pesilat tersebut menurutnya, memiliki prestasi sangan bagus yakni penyandang juara dunia. Ketiganya menjadi terbaik di dunia, setelah juara di kejuaraan dunia silat yang digelar di Bali 2016 silam.

“Dan mereka dipastikan menghuni tim silat Bali setelah mengikuti Kejuaraan Silat di Belgia akhir tahun lalu. Jadi ketiganya memang memiliki peluang besar dalam memberikan medali emas untuk Indonesia di Asian Games nanti,” tambah pria yang juga Binpres KONI Bali itu.

Hanya saja, lanjutnya, ketiganya tetap harus menjaga performa terbaiknya saat melakoni latihan di tim definitf tersebut. Pasalnya, mereka nantinya bakal memperoleh saingan keras dari pesilat-pesilat tangguh rival Indonesia, yang datangnya dari para pesilat Vietnam.

Meski demikian, Yamadhiputra tetap optimis ketiganya bakal meraih juara di Asian Games, meski harus waspada dengan para negara rival. Pertimbangannya karena ketiganya memiliki pengalaman yang sangat bagus di event internasional, dan berprestasi. Kalau soal fisik sudah tak

diragukan lagi.

“Bali sendiri diwakili tiga pesilat di tim pencak silat Merah Putih, di bawah pesilat Jawa Timur yang diwakili empat pesilat, yang notabene daerah terbanyak memiliki wakil pesilat di tim pencak silat Indonesia,” pungkas Yamadhiputra.