Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 18 September 2017 19:04
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
patroli
Keterangan Gambar: 
PATROLI - Tim Gabungan Satpol PP Kota Denpasar mengadakan patroli malam, di wilayah Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung, Lapangan Lumintang serta seputaran Jalan Gatot Subroto, Sabtu (16/9).

BALI TRIBUNE - Tim Gabungan Satpol PP Kota Denpasar bersama unsur TNI/Polri, Kesbangpol, DLHK Kota Denpasar serta pihak desa/kelurahan mengadakan patroli malam, Sabtu (16/9). Patroli malam ini dilaksanakan dengan tujuan menjaga keamanan dan kenyamanan serta menjaga kondusivitas Kota Denpasar. Selain itu kegiatan ini digelar guna menyikapi  pengaduan dan keluhan dari masyarakat.

Tim Gabungan dipimpin langsung  Plt. Kasatpol PP Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana menyasar wilayah Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung, Lapangan Lumintang serta seputaran Jalan Gatot Subroto.

Plt. Kasatpol PP Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana ditemui usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Walikota Denpasar guna menjaga kondusivitas, ketertiban dan kebersihan Kota Denpasar.

"Dari Patroli malam ini berhasil menertibkan dan mengamankan 8 orang  tanpa kartu identitas di kawasan Jalan Gatot Subroto, kemudian 8 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan menganggu fasilitas publik," ujarnya.

Dalam penertiban tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada komunitas-komunitas yang ada di ruang publik Kota Denpasar agar selalu menjaga kebersihan dan kertertiban. “Kami tidak melarang komunitas untuk berkumpul di suatu tempat, namun kami hanya menghimbau komunitas yang ada untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban,”ujarnya.    

Munurut Alit Wiradana, kegiatan patroli malam ini harus diselenggarakan secara serempak dan rutin karena untuk menutup ruang gerak mereka yang hendak melakukan tindakan-tindakan yang sering dikeluhkan masyarakat, seperti trek-trekan geng motor, penjambretan, hingga perkelahian. Sebelum melakukan penindakan, pihaknya terlebih dahulu juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak perbekel sampai ke tingkat kelurahan.

“Tindakan preventif atau pencegahan harus kita laksanakan, dan bagaimana pun juga kegiatan patroli malam ini akan terus diselenggarakan dan yang terpenting tindakan pencegahan harus kita utamakan, dan kita berharap semua dari tingkat desa maupun kecamatan bisa melakukan hal yang sama guna meminimalisir kejadian yang tidak kita inginkan” katanya.

Kemudian terkait sangsi yang akan diberikan, pihaknya akan segera memproses  serta mendalaminya lebih lanjut. "Yang jelas mereka sudah melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum, dan komitmen kita adalah menjaga Kota Denpasar agar tetap aman, tertib dan berbudaya sehingga tidak ada kesan kumuh," ujarnya.