Bali Tribune, Rabu 22 November 2017
Diposting : 15 September 2017 18:54
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Satpol PP
Keterangan Gambar: 
TURUNKAN - Iklan rokok yang ditemukan di warung tampak diturunkan Satpol PP Klungkung, termasuk pelanggaran parkir.

BALI TRIBUNE - Satpol PP/Damkar Klungkung yang dikomandani  Putu Suarta,SH terus melakukan penertiban ke lapangan secara rutin maupun berkala. Penertiban dilaksanakan tanpa memandang waktu jika diperlukan harus turun Satpol PP segera turun ke lapangan. Kondisi ini diberlakukan sesuai dengan payung hukum Perda KTU nomor 2 tahun 2014 tentang ketertiban umum diseluruh wilayah Kabupaten Klungkung.

Hal itu ditegaskan Kasatpol PP/Damkar Klungkung Putu Suarta SH, Kamis (14/9), di ruang kerjanya usai memantau anggotanya melakukan penertiban ke lapangan. Menurutnya, tindakan stafnya turun ke lapangan tetap mengedepankan 3 S (salam, senyum, dan sapa) dalam melakukan penertiban dilapangan kecuali ada yang membandel akan diberikan sangsi maupun tegoran yang sifatnya pembinaan,namun jika masih terjadi pelanggaran baru dilakukan penindakan secara hukum. “Kita sudah ingatkan personel Satpol PP yang melakukan penertiban agar tetap mengedepankan 3 S, syukurnya saat ini makin jarang ditemukan pelanggaran berat oleh warga,” jelasnya optimis.

Jajaran Tim Gabungan Satpol PP Klungkung, Kamis kemarin, menurunkan kekuatan maksimal personel yang ada sejak pukul 8.00 wita sampai pukul 13.00 wita menyusuri seluruh kawasan, diawali dari jantung Kota Semarapura menuju ke luar kota sampai kawasan Bay Pas. Dari pantauan di lapangan, petugas sempat menurunkan Iklan rokok yang masih membandel karena mengingat kawasan Klungkung sudah ditetapkan bebas dari iklan rokok. Di samping itu, masih ada pedagang yang menggelar dagangannya di atas trotoar, termasuk kendaraan pribadi yang mengambil lahan para pejalan kaki dengan parkir di atas trotoar.

Penertiban Satpol PP Klungkung ini yang dipimpin Danru Komang Sutama dengan menerjunkan 10 orang personel. “Pelanggaran berat nihil mengingat kita sudah rutin turun sehingga ada kesadaran warga untuk mematuhi peraturan,” tegas Putu Suarta.