Diposting : 8 February 2019 20:08
Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/Humas Pemkab Jembrana dan Wartawan se-Jembrana melaksanakan Kunker ke Purwakarta.
Bali Tribune, Purwakarta-Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Jembrana  melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkab Purwakarta, Jawa Barat pada Kamis (7/2) hingga Sabtu (9/2) hari ini. Study tiru yang turut mengajak awak media Jembrana termasuk wartawan Harian Bali Tribune Biro Jembrana ini dipimpin Asisten Administrasi Umum, INengah Ledang bersama Kabag Humas Prorokol I Komang Suparta. 
 
Kehadiran rombongan dari bumi makepung ini Jumat ini diterima Pj Sekda Kabupaten Purwakarta, Yus Permana dan Plt Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana, Siti Ida Hamidah serta  Kabid informasi komunikasi publik Hendra Fadli,  bersama jajaran di ruang pertemuan Kantor Bupati Purwakarta. Kunker ke kota seribu taman yang terkenal akan wisata air mancur Sri Baduga ini juga dalam rangka peningkatan kapabilitas aparatur penyelenggara tugas pemerintahan di bagian hubungan masyarakat dan protokol. 
 
Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Jembrana, I Nengah Ledang mengatakan kunjungan kerja ini juga untuk mendapatkan masukan untuk pengembangan kepariwisataan yang tengah berkembang pesat di Kabupaten diujung barat pulau dewata ini. "Kita ingin mendapat informasi lebih kaitan dengan pengembangan wisata. Saat  ini Jembrana juga tengah getol melakukan sejumlah penataan mengembangkan potensi wisatanya," ujar Nengah Ledang. Pihaknya juga  berharap kunjungan kerja ini akan memberi dampak positif antara Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama Kabupaten Purwakarta untuk terus menjaga hubungan kerja sama berkaitan pelaksanaan pemerintahan.
 
Sementara Pj Sekda Purwakarta, Yus Permana mengatakan Kabupaten Purwakarta merupakan kabupaten terkecil kedua dari 18 kabupaten se-Jawa Barat dengan hanya memiliki APBD Rp 2,1 Triliun. Selain kecil Purwakarta diakuinya dulunya dikenal sebutan Kota Pensiun karena hanya sebagai lintasan sejumlah kabupaten/kota besar. Namun perekonomiannya semakin menggeliat seiring gencarnya pembangunan yang dilaksanakan saat kepemimpinan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dari tahun 2008 dan kembali dilanjut Bupati saat ini, Anne Ratna Mustika yang tidak lain merupakan istri dari Dedi Mulyadi.
 
Menurut Yus Permana, Purwakarta saat ini tengah mengembangkan berbagai macam objek wisata . Baik itu objek wisata buatan, wisata alam, wisata religi serta objek wisata lainnya. Dari sejumlah objek wisata, menurutnya salah satu yang paling terkenal adalah Taman Air Mancur Sri Baduga. Taman air mancur yang hanya dinyalakan setiap Sabtu malam atau malam minggu itu diakuinya bisa menarik kunjungan sebanyak 15.000 wisatawan. Bahkan, saat dinyalakaan saat malam pergantian tahun baru 2019 beberapa waktu lalu, kunjung wisatan menembus hingga 60.000 orang.
 
"Sri Baduga adalah ikon kota kami karena salah satu yg terbesar di Asia Tenggara dan keunikannya tidak bisa ditemukan dikota lainnya di Indonesia.  Sampai saat ini, untuk menyaksikan tarian air mancur Sri Baduga juga masih digratiskan. Perda retribusinya masih disusun. Nanti kalau sudah ada pungutan retribusi, walau kunjungan nanti hanya setengahnya, nanti masih tetap menguntungkan," ujarnya. Keberadaan Sri baduga ini dikatakannya kini juga banyak merangsang masyarakat untuk mengembangkan sejumlah potensi destinasi wisata baru.Ekonomi masyarakat lokal sekitar juga bisa ikut terdongkrak.
 
Promosi juga sangat mempengaruhi kemajuan pembangunan kepariwisataan di Purwakarta serta dukungan media massa juga sangat memberikan danpak positif terhadap pariwisata yang telah dibangun sepuluh tahun terakhir. Selain promos pariwisata itu, menurutnya ada program tukang ojek pariwisata yang mendukung wisatawan menjelajahi keseluruh obyek wisata diP urwakarta  "Kami juga ada membuat aplikasi, Sampurasun Pariwisata Purwakarta untuk mendukung promosi wisata . Bahkan aplikasi ini mendapat juara satu aplikasi promosi pariwisata tingkat Nasional," tandasnya. (pam)