Diposting : 10 July 2018 14:38
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bupati Suwirta saat membuka secara resmi kegiatan pembekalan wirausaha mandiri di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (9/7) kemarin.
BALI TRIBUNE - Program Entrepreneur masuk desa nampaknya terus digenjot Pemkab Klungkung. Program pemberdayaan masyarakat ini  dinilai modal dasar dalam membangun daerah. Hal itu disebabkan, konsep pembangunan yang digalakkan pemerintah saat ini adaah pembangunan dari desa.
 
Hal tersebut terungkap ketika Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta membuka secara resmi kegiatan pembekalan wirausaha mandiri di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (9/7) kemarin. Menurut Bupati , modal penting dalam membangun daerah yaitu sumber daya manusia (SDM) yang mandiri dan berkualitas.
 
“Kalau sudah banyak menjadi Entrepreneur (wirausaha) artinya masyarakat tidak lagi menggantungkan diri kepada pemerintah,” ujarnya.
 
Dikatakan Bupati, kondisi itu bisa terbalik apabila di daerah  tersebut tidak ada entrepreneur atau pengusaha, sehingga akan muncul titik kemiskinan karena disana banyak masyarakat tidak bekerja.
 
Lebih lanjut dikatakan Bupati Suwirta, selain untuk menciptakan peluang bagi masyarakat agar menjadi wirausaha yang mandiri bermodalkan potensi local, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari program bedah desa yang telah digulirkan pemkab setempat sebelumnya,
 
“Ini merupakan tindak lanjut program bedah desa. Berikan mereka ruang dan bekal untuk masa depan menjadi wirausaha yang mandiri,” jelas Bupati Suwirta.
 
Kepada peserta, Bupati Suwirta mengingatkan untuk selalu mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga pada nantinya akan menjadi wirausaha atau pengusaha tangguh, berkualitas dan mandiri.
 
“Kalau menjadi pengusaha itu harus mempunyai kualitas dan daya saing,” tegas Bupati Suwirta.
 
Kepada narasumber, Bupati meminta agar para peserta bisa diberikan motivasi dan penguatan termasuk merubah pola pikir masyarakat untuk menjadi wirausaha mandiri.
 
“Berikan mereka motivasi, jangan langsung diberikan materi pelatihan. Rubah pola pikir mereka untuk menjadi wirausaha mandiri,” pintanya.
 
Kegiatan pembukaan pembekalan wirausaha mandiri ini melibatkan empat kelompok dari empat Desa, yakni Desa Aan, Desa Getakan, Desa Nyanglan dan Sampalan Tengah yang diikuti masing – masing satu kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 10 peserta.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung, I Gede Kusuma Jaya  menyebutkan, kegiatan ini untuk membentuk tenaga kerja mandiri sebagai bagian pelaksanaan program penciptaan lapangan kerja.
 
“Mereka dibina dan dikembangkan menjadi kader – kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang mandiri,” ujar Kusuma Jaya.
 
Acara pembukaan kegiatan pembekalan wirausaha mandiri disaksikan  Camat Banjarangkan, IB Ketut Mas Ananda, Pj. Perbekel Aan, Perbekel Sampalan Tengah serta undangan lainnya. sug/IST