Diposting : 1 August 2017 20:14
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Kodam
Keterangan Gambar: 
Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin turnamen golf Kodam IX/Udayana di kawasan ITDC Nusa Dua, Badung.

BALI TRIBUNE - PELAKU industri pariwisata dalam membangun suatu destinasi dituntut untuk memperhatikan keamanan dan pengamanan. Dalam hal ini pengamanan destinasi wisata melibatkan TNI dan kepolisian sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas di destinasi tersebut. Demikian disampaikan Edwin Darmasetyawan, Direktur pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua saat turnamen golf bersama Kodam IX/Udayana di kawasan ITDC Nusa Dua, Badung, Minggu (30/7).

“Kami dalam membangun suatu destinasi pariwisata tentunya bekerjasama dengan seluruh aparat pemerintah termasuk TNI dan Polri. Keberhasilan suatu destinasi pariwisata itu penerimaan terhadap keragaman itu sendiri dan Bali, Nusa Dua itu mencerminkan itu semua,” jelasnya.

Kawasan ITDC Nusa Dua, selain menyediakan ribuan kamar hotel bintang lima juga tersedia berbagai aktivitas wisata diantaranya wisata belanja, budaya dan olahraga salah satunya golf. “Wisata olahraga golf selain cocok untuk umur-umur kita (40 tahun keatas) dan sebenarnya juga semua umur mencerminkan seluruh sifat kesatriaan, kejujuran dan lainnya. Makanya kami pilih golf (bersama TNI dan Polri),” kata Edwin.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak mengatakan kegiatan golf bersama pelaku industri pariwisata ITDC Nusa Dua untuk menyatukan tujuan yakni keamanan Bali dan Nusantara umumnya. “Kita satu tujuan, saya di tentara, ITDC dari industri pariwisata tetapi semuanya harus disatukan. Jadi satu dengan olahraga,” tegasnya.

Memilih olahraga dalam hal menyatukan satu tujuan ini dijelaskan Komaruddin sebab dalam olahraga terdapat banyak hal atau jiwa-jiwa positif yang harus ditiru oleh masyarakat diantaranya sportivitas, kejujuran dan smart serta kebersamaan/gotong royong. “Makanya kita pilih di sini (ITDC) dengan golf. Karena golf itu cocok dengan umur kita. Saya membawa kesini supaya orang-orang tua ini bisa menuangkan idenya-idenya sehingga bisa meneruskan Nusa Dua yang safety, tempatnya bagus, jauh dari masyarakat dan mereka (wisatawan) enjoy,” terang Komaruddin.

Ditambahkannya peserta golf ini tidak hanya berasal dari anggota TNI dan kepolisian di Bali juga dari sejumlah wilayah di Tanah Air yakni Surabaya, Palembang, Medan. Bahkan dalam hal pengamanan ITDC sebagai kawasan wisata internasional, TNI kata dia akan membantu kepolisian apapun konsep operasi kepolisian pastinya tentara memberikan dukungan penuh. “Selama negara ini dalam keadaan tertib sipil maka perbantuan TNI tetap membantu kepolisian. Itulah konsep dari tentara perkuatan TNI kepada Polri setiap saat bisa diminta,” tambahnya.

Selain ada perintah dari atasan, TNI juga harus kompak dengan kepolisian di daerah, seperti pihaknya dengan Polda, Kolonel, Kombes dan bawahannya pasti satu tujuan untuk mengamankan Bali. “Kenapa? karena Bali ini bukan hanya tujuan Indonesia juga tujuan dunia. Jadi kita harus mempersiapkan itu, siap untuk menerima tamu (wisatawan) dari manapun. Dalam hukum pengamanan yang besar itu harus mampu melindungi yang kecil,” tutupnya.