Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 13 September 2017 18:21
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
wisata
Keterangan Gambar: 
SIAP - Danrem WSA, Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H siap memback up penertiban dan penataan kawasan wisata pesisir Desa Delodbrawah.

BALI TRIBUNE - Bergulirnya penertiban tempat hiburan malam di kawasan wisata pesisir Desa Delodbrawah, Mendoyo setelah adanya keberatan dan tuntutan warga untuk menutup café remang-remang yang ada di wilayah desa setempat, mendapat angin segar dari jajaran TNI. Korem 163/Wirasatya mendukung Pantai Delodbrawah untuk dijadikan daerah tujuan wisata.

Danrem 163/Wirasatya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H saat audience dengan Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan Selasa (12/9), di ruang VIP Kantor Bupati Jembrana menyambut baik gagasan pemeritah daerah Jembrana tersebut. “Sebagai putra Jembrana saya menyambut baik gagasan tersebut. Tentunya punya beban moral untuk ikut membangun Jembrana. Terlebih dampaknya positif untuk masyarakat,” tutur perwira menengah asal Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Mendoyo tersebut.

Nantinya pihaknya akan memback up dengan berbagai program, salah satunya yang terintergrasi dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). “Tahun 2018, Korem 163/Wirasatya kembali akan mengadakan TMMD di Jembrana. Dengan koordinasi bersama Pemkab Jembrana, sangat bisa diarahkan untuk membangun kawasan Delodberawah. Semisal membangun fasilitas yang diperlukan, sosialisasi seperti HIV, Narkoba dan lain sebagainya. Kami siap mem back up tentunya harus di bicarakan lebih lanjut teknisnya,” jelasnya.

Bupati Artha yang memaparkan penataan sejumlah objek wisata yang ada di Jembrana salah satunya adalah penataan pantai Delod Berawah tidak menampik adanya image negatif terhadap kawasan Delodbrawah sehingga wisatawan enggan berkunjung kewilayah pesisir tersebut. “Pemkab Jembrana sudah membangun sejumlah fasilitas di sana, namun selama ini wisatawan enggan berwisata ke sana lantaran image negatif Pantai Delod Berawah yang banyak terdapat cafe remang remang. Dalam waktu dekat café-cafe tersebut akan ditutup, namun untuk menghilangkan image negatif tersebut tentunya memerlukan waktu,” ujar Artha.

Bupati Artha berharap program positif yang selama ini dijalankan Korem 163/Wira Satya seperti TMMD atau Karya Bakti ke depannya bisa diarahkan ke Delod Berawah. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengganti patung putri duyung dengan patung dewa baruna. Areal Pantai Delodberawah juga akan ditata menjadi lebih baik.