Diposting : 25 June 2019 14:05
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/ LABUH – KM Sabuk Nusantara 51 labuh perdana di Pelabuhan Celukan Bawang, Senin (24/6).
balitribune.co.id | Singaraja - Tol laut yang digadang-gadang bakal menjadi sabuk nusantara yakni menghubungkan pulau-pulau di Indonesia memasuki era baru.Sebuah kapal perintis bernama lambung KM.Sabuk Nusantara 51 labuh perdana di Pelabuhan Celukan Bawang, Senin (24/6). Kapal perintis yang merupakan bagian tol laut itu akan melayani pelayaran Buleleng-Sapeken, Madura serta pulau-pulau bagian Indonesia Timur.
 
General Manajer (GM) Pelindo III Celukan Bawang Rio Dwi Santoso mengatakan, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 51 merupakan kapal bantuan transportasi laut dari Kementrian Perhubungan RI. Kapal ini akan melayani pelayaran dengan rute yang disebut rute pelayaran trayek R-18. ”Kapal ini memang sandar perdana di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang,” ujar Rio, kemarin.
 
Nantinya, kapal tersebut akan melayani trayek R -18 yakni mencakup rute  Surabaya – Kalianget – Kangean – Sapeken – Buleleng – Carik –Badas – Bima - Labuhan Bajo – Waikelo - Labuhan Bajo – Bima –Badas - Carik - Buleleng - Sapeken - Kangean - Kalianget –Surabaya. ”Secara rutin kapal tersebut akan melayani penumpang menuju rute-rute perintis yang telah di tetapkan dan sandar setiap minggunya di Pelabuhan Celukan Bawang,” imbuh Rio.
 
Dengan bertambahnya armada angkutan laut ini, Rio meyakini akan menjadi jembatan yang merangkai pulau-pulau di wilayah timur Indonesia sebagaimana gagasan Presiden Joko Widodo soal tol laut. Hadirnya kapal perintis tersebut akan lebih memudahkan akses baik penumpang maupun arus barang yang masuk melalui rute-rute yang telah ditentukan itu. ”KM Sabuk Nusantara 51, telah menambah satu lagi kemudahan akses transportasi antar pulau dan daerah bagi masyarakat serta menjadi harapan untuk mampu meningkatkan arus masuknya barang khususnya di Kabupaten Buleleng,” tandas Rio.