Bali Tribune, Minggu 21 Januari 2018
Diposting : 3 January 2018 19:58
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
kampanye
Keterangan Gambar: 
BALI AMAN- Anggota komunitas ID42NER berpose di pantai Karangasem serangkaian touring kampanye Bali aman belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Kampanye “Bali Aman Dikunjungi” terus digalakkan oleh para komunitas otomotif. Bukan hanya klub otomotif  yang  berpusat di Bali saja namun,kampanye juga dilakukan oleh sejumlah komunitas otomotif nasional.

Sebutlah satu diantaranya, Komunitas mobil Toyota Fortuner Club Of  Indonesia (ID42NER). Serangkaian  dengan touring Jawa- Lombok, 22 -31 Desember 2017 lalu,  pecinta Toyota Fortuner itu  menyempatkan waktu mengunjungi  Pulau Bali.
Menggunakan mobil  kesayangan mereka, sebanyak 150 anggota ID42NER menyambangi beberapa lokasi wisata di Bali seperti,  Pantai Selabih, Pandawa,Dreamland,  Lovina termasuk pula kawasan wisata Pura Besakih, Karangasem.

Membuktikan bahwa  Bali aman untuk dikunjungi, anggota komunitas ini asyik berselfie dengan latar belakang obyek-obyek wisata yang dikunjungi. Selan jutnya foto –foto itu diunggah ke media sosial melalui akun pribadi mereka.

Selain touring  wisata,  ID 42NER juga mengadakan baksos kepada para pegungsi Gunung Agung. Tidak hanya menyapa langsung, disaksikan Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa  mereka juga menyerahkan bantuan ke pegungsi.
I Wayan Arta Dipa mengaku bangga dengan social responsibility yang diadakan komunitas mobil ID42NER ini.

“ Bantuan ini tentunya sangat berarti para pegungsi,’’ kata Arta Dipa
Ketua touring Bowo didampingi ketua ID42NER Jogjakarta, Ari   menjelaskan, touring  Jawa-Lombok merupakan agenda  tahunan ID42NER.

Rombongan yang terdiri dari berbagai anggota se- Indonesia ini memulai perjalanan dari Jogjakarta pada 22 Desember lalu. Daerah pertama yang dituju adalah Pulau Lombok kemudian menuju Bali.

“ Kami sengaja menjadikan Bali sebagai lokasi finish karena tujuan kami untuk membangkitkan  pariswisata Bali. Ketakutan wisatawan berkunjung ke Bali karena Gunung Agung membuat iklim Pariwisata Pulau Dewata menurun drastis. Padahal  tidak semua  daerah Bali  rawan bencana,   hanya beberapa radius saja. Touring ini membuktikan  Bali Aman dikunjungi,’’ terang Saladin.