Bali Tribune, Rabu 18 Juli 2018
Diposting : 6 January 2017 14:33
Bernard MB - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Kedatangan Kapolda Bali yang baru, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, di Mapolda Bali pada Kamis (05/01/2017), disambut Hanoman dan tari-tarian. (ray)

Denpasar, Bali Tribune

Kapolda Bali yang baru, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, menilai, potensi  transnational crime di Bali sangat tinggi. Karena itu, di masa kepemimpinannya sebagai Kapolda Bali, Irjen Petrus akan memprioritaskan penanganan kejahatan antarnegara ini.

Dipaparkannya, ada delapan jenis transnational crime yang akan menjadi perhatiannya. Beberapa di antaranya adalah narkotika, terorisme, kejahatan ekonomi, perdagangan manusia, pencucian uang dan cyber crime. “Sebagai Kapolda baru saya akan melanjutkan program-program lama, baik yang sudah dilakukan oleh para kapolda yang lama maupun oleh Polri secara keseluruhan,” kata dia di sela-sela penyambutan kapolda baru di Mapolda Bali, Kamis (05/01/2017).

Dengan latar belakang sebagai ahli di bidang transnational crime, Irjen Petrus mengatakan, ia akan melaksanakan sistem desentralisasi penanganan transnational crime dengan melibatkan semua unsur yang ada. Ia berjanji akan menggunakan seluruh kemampuan dan keahliannya untuk menjaga Bali dari berbagai kejahatan antarnegara yang terjadi. Dari seluruh jenis transnational crime tersebut, Bali mendapatkan prioritas dalam penanganan kejahatan narkoba.

Menurutnya, kejahatan narkotika dan obat-obatan terlarang ini dianggap paling rentan terjadi di Bali dibanding dengan kejahatan transnasional lainnya. Untuk itu, pihaknya akan membentuk semacam task force dengan melibatkan semua kesatuan yang ada serta seluruh stakeholder yang ada di Bali. Meski fokus pada penanganan kejahatan narkotika, kata dia, penanganan terhadap kejahatan lainnya tetap menjadi perhatian pihak kepolisian Polda Bali.

Penyambutan Meriah

Kedatangan Irjen Pol Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali disambut meriah dengan Hanoman dan tarian Pendet yang ditarikan oleh siswi-siswi SMK 5 Denpasar. Saat memasuk pintu gerbang Mapolda Bali, Kapolda yang jago dalam IT dan terorisme itu disambut Wakapolda Bali, Brigjen Pol Nyoman Suryastra. Setelah dilakukan seremoni, Kapolda baru ini diterima dengan pemberian Kitab Suci oleh rohaniawan Hindu Bali.

Setelah itu, Irjen Petrus Golose diarak menuju lobi umum Mapolda Bali dan diterima oleh mantan Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto. Petrus mengaku penyambutan dengan tradisi dan adat di Bali itu sungguh luar biasa. “Pendekatan budaya ini amat bagus. Ini juga yang dicanangkan Polri di samping penegakan hukum dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Bali sebagai destinasi pariwisata dunia didukung dengan kebudayaan yang sangat bagus,” ujarnya.*