Ubud Disesaki Wisdom, Personel Polisi Dipertebal | Bali Tribune
Diposting : 7 June 2019 14:03
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ ATUR - Personel Polres Gianyar yang tengah mengatur lalu lintas yang padat di Jalan Raya Ubud, Kamis (6/6).
balitribune.co.id |  Gianyar- Tumpukan kendaraan di kawasan wisata Ubud tidak terhindarkan pada libur panjang serangkaian Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Tidak hanya dijejali pengunjung yang fokus ke Ubud, namun juga diperparah oleh lintasan arus wisawatan yang turun dari daerah Kintamani dan objek wisata lainnya.
 
Menghindari tumpukan kendaraan yang tidak bisa bergerak, Polres gianyar terpaksa mempertebal jumlah personelnya untuk memback-up personel yang diplot dalam Operasi Ketupat Agung. "Sedikitnya kami sudah pertebal dengan 356 personel tambahan di luar spint Katupat Agung. Kami kerahkan untuk mengatur lalu lintas mengatasi kemacetan maupun menjaga keamanan di tempat wisata," ungkap Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Kamis (6/6).
 
Disebutkan, bercermin dari membludaknya kunjungan tahun lalu, selain pengamanan tahunan setiap libur lebaran, penambahan personel dilakukan pada titik-titik rawan kemacetan lalu lintas maupun tindak kejahatan. Penambahan personel di luar operasi ketupat agung. Sehingga dibuatkan sebanyak 17 pos pengamanan dengan menggunakan tenda-tenda. Khusunya pada beberapa tempat wisata di Kecamatan Ubud, salah satunya Mongkey Forest, Bali Safari, Ceking, dan tempat wisata lainnya. “Sejak awal kami sudah prediksi potensi kepadatan kendaraan di kawasan Ubud. Karena juga menjafi jalur lintasan wisatawan dari atas. Seperti dari wisatawan yang dari Kintamani turun pasti melintasi Ubud. Makanya anggota kita sebar sampai perbatasan Tohpati, agar tidak macet karena meningkatkan volume kendaraan,” tambahnya.
 
Priyo Hutomo menambahkan, untuk mengantisipasi kriminalistas di tempat wisata yang ada, anggotanya sudah menyiapkan masing-masing pos dengan dua anggota shabara. Selain itu, personil intel dan reskrim juga diaebar dengan pakaian tertutup. "Kita tetap atensi dengan kemananan tempat wisata, sudah ada anggota kita yang dilengkapi senjata laras panjang dan lengkap dengan body sistem. Selain itu personil dengan pakaian tertutup juga kami baurkan ke sejumlah titik rawan kejahatan,” tegasnya.