Diposting : 6 October 2017 22:35
Redaksi - Bali Tribune
Sulinggih
Keterangan Gambar: 
Ratusan pemedek tampak khusyuk berdoa di Pura Besakih agar diberi keselamatan di tengah kondisi Gunung Agung dalam level awas.

BALI TRIBUNE - Ratusan warga memanjatkan doa di Pura Besakih guna memohon keselamatan dan keamanan di tengah kondisi Gunung Agung yang masuk dalam fase kritis dengan status awas. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri membaur bersama para pemedek lainnya melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Agung, Besakih, Kamis (5/10).

Jro Mangku Jana, salah satu Pemangku di Pura Besakih, kepada koran ini menjelaskan, upacara yang digelar kemarin adalah Usabha Kapat yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun.

“Upacara ini tetap kita laksanakan kendati dalam situasi Gunung Agung dalam status awas atau level IV, sehingga tidak ada rangkaian upacara di Pura Besakih yang terputus,” tegasnya.

Selain itu dijelaskannya, sehubungan dengan kondisi Gunung Agung tersebut, upacara dan persembahyangan bersama ini sekaligus juga dilaksanakan untuk memohon keselamatan dan kerahayuan jagat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Tujuannya kita memohon agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa menjaga keselamatan dan kerahayuan serta kedamaian  alam semesta ini,” tandasnya, sembari menyebutkan jika upacara ini dipuput oleh dua orang Sulinggih.

Selasai digelarnya upacara ini, mengingat kawasan Pura Besakih masuk dalam zona berbahaya radius 12 kilometer, maka kawasan pura akan kembali ditutup untuk umum sedangkan pengurus pura juga akan turun dan menempati pos yang sudah disediakan di bawah. Agar sewaktu-waktu jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung bisa dengan mudah dan segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman.