Diposting : 12 October 2017 18:12
Ketut Sugiana - Bali Tribune
LONGSOR
Keterangan Gambar: 
TINJAU LONGSOR - Wabup Made Kasta meninjau subak Dauh Peken Desa Aan yang mengalami longsor.

BALI TRIBUNE - Hujan lebat yang kerap kali turun beberapa hari belakangan ini telah menimbulkan sejumlah kerusakan di beberapa tempat di Klungkung. Di Desa Aan Dusun Peken, sebuah saluran irigasi sepanjang 10 meter  jebol dan mengalami kerusakan parah akibat terjangan air sungai saat hujan lebat mengguyur Subak Aan Dauh Desa, Selasa (9/10) lalu. Akibatnya 6 hektar lahan sawah yang tengah dalam masa pembibitan terancam tidak mendapatkan air.

Mendapat laporan kerusakan saluran irigasi, Wabup Made Kasta yang saat itu sedang berada di Posko Pengungsian GOR Swecapura pun langsung meluncur kelokasi bencana bersama Camat Banjarangkan dan sejumlah staf dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung.

Kepada Wabup Kasta,  Wayan Sutiarsi selaku klian subak Aan Dauh Desa melaporkan, sekitar 6 hektar sawah yang akan ditanami padi terancam tidak mendapatkan air. “Mengatasi krisis air ini, cara tercepat adalah menggunakan saluran pipa, saya berharap Pemkab Klungkung melalui Dinas terkait bisa membantu pemilik lahan dalam penyediaan pipa supaya dapat mengalirkan air,” ujar Wayan Sutiarsi

Dalam kesempatannya Wabup Made Kasta menyarankan kepada klian Subak Wayan Sutiarsi supaya menggunakan dana swadaya terlebih dulu untuk pengadaan pipa saluran air, sehingga lahan mendapatkan air secepatnya. Selanjutnya supaya bersama Dinas Pertanian membuat surat permohonan bantuan perbaikan saluran irigasi yang ditujukan Bupati Klungkung.”Semoga krisis air ini cepat bisa teratasi dengan cara darurat yakni dengan menggunakan pipa, sehingga tidak ada lahan yang tidak produktif akibat bencana ini,” ujar Wabup Made Kasta.

Sementara itu di Desa Bumbungan, Kecamatan Banjarangkan, akibat hujan lebat yang terjadi sepanjang malam, tanah setinggi 4 meter  dan panjang 5m juga mengalami longsor dan menimpa halaman rumah milik Wayan Kerti Selasa malam (10/10) lalu.  Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun sebuah merajan/sanggah  terancam longsor jika hujan deras kembali mengguyur. Wabup Kasta mengimbau pemilih lahan untuk segera melakukan langkah antisipasi dengan pembuatan saluran air hujan maupun membuatkan senderan sehingga longsor susulan tidak terjadi menimpa merajan yang berada di bawahnya.