Diposting : 6 October 2016 11:23
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
lomba sekolah sehat
Keterangan Gambar: 
Tim penilai Provinsi Bali melakukan penilaian terhadap SMP Wisata Sanur dalam lomba sekolah sehat, Rabu (5/10).

Denpasar, Bali Tribune

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Wisata Sanur menjadi duta Kota Denpasar dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali. SMP peraih juara 1 dalam lomba serupa di tingkat Kota Denpasar ini dinilai Tim Penilai Provinsi Bali yang dipimpin oleh Ketua Tim AA Gede Geriya mewakili Wakil Gubenur Bali Ketut Sudikerta, Rabu (5/10).

Asisten II, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, mengatakan, sektor pendidikan dan kesehatan sangat perlu mendapat perhatian yang serius karena merupakan aset atau investasi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berbudi luhur. Selain itu juga pendidikan dan kesehatan dapat digunakan untuk mengukur kemajuan pembangunan daerah atau bangsa dengan melihat capian indeks pembangunan manusia (IPM).

“Maka dari itu lomba sekolah sehat seperti ini secara langsung atau tidak langsung dapat berkontribusi dalam mempertahankan bahkan meningkatkan nilai IPM Kota Denpasar yang saat ini sudah mencapai nilai 83,” kata Jimmy Shidarta. Tidak hanya itu, kata dia, beberapa kegiatan pembinaan berkolaborasi antar sektor yang terkait dalam Tim Pembina UKS Kota Denpasar sudah banyak dilakukan.

Seperti pencegahan penyakit kanker melalalui program penanggulangan kanker terpadu paripurna (PKTP), pemberian Vaksin Ca Cervix, pembuatan biopori di semua sekolah, pembinaan pengolahan sampah, pembinaan perindangan, pembinaan kantin sehat, pembinaan tanaman obat keluarga, pembinaan kawasan tanpa rokok, penyuluhan narkoba, HIV/AIDS, kesehatan reproduksi dan PHBS. “Dengan dilakukan pembinaan secara berkala dan berkelanjutan kami harapkan semua sekolah di Kota Denpasar tetap terpantau kesehatan siswa dan lingkungan sekolah bisa tetap terjaga bersih, indah dan sehat. Maka dari itu Pemkot Denpasar rutin melaksanakan lomba sekolah sehat tingkat Kota agar kebersihan semua sekolah tetap dipertahankan, terutama pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sehat,” ujarnya.

Semangat siswa SMP Wisata Sanur dalam mengaikuti lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali ini mendapat apresiasi dari Ketua Tim Penilai AA Gede Geriya. Menurutnya semangat siswa SMP Wisata Sanur sangat luar biasa. Tidak hanya itu dalam lomba sekolah sehat ini, SMP Wisata Sanur tetap melestarikan seni budaya Bali. Hal ini dibuktikan selain mengunakan Bahasa Indonesia dan Inggris, pembawa acara juga menggunakan Bahasa Bali.

 “Sekolah sehat tidak bisa dilihat dari luar saja maka dari itu kami akan melihat sampai hal-hal yang kecil. Diantaranya adalah, Kantin, lingkungan, kebersihan ruangan, pemilahan sampah, toilet, dan lain sebagainya,” ujar Geriya. Secara pribadi AA Gede Geriya menilai SMP Wisata Sanur pantas mendapat juara I karena kebersihannya dapat dilihat secara langsung. Selain itu semua siswa sangat bersemangat dalam mengikuti lomba ini.

“Meskipun demikian yang menjadi juara tetap ditentukan dari hasil penilaian semua Tim Penilai di lapangan,” ungkapnya. Kepala Sekolah SMP Wisata Sanur, Gusi Made Raka mengaku, dalam lomba sekolah sehat ini pihaknya telah mempersiapkan diri agar bisa menampilkan yang terbaik. Selain itu pihaknya juga mendapat pembinaan dari Tim Kota Denpasar.

Untuk persiapan yang dilakukan dalam lomba ini diantaranya adalah melakukan pembenahan kantin, tempat cuci tangan dan kebersihan sekolah terus dilakukan. Selain itu pihaknya selalu memberikan pembinaan kepada semua siswa agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.

Untuk meningkatkan kesehatan pihaknya sangat memperhatikan kebersihan kantin, maka dari itu pihaknya menugaskan tenaga khusus dan diberikan pembinaan terkait menyiapkan makan sehat. Sedangkan untuk menerapkan gaya hidup sehat bagi semua siswa pihaknya memberikan pembinaan setiap hari Senin usai Upacara Bendera.

Tidak hanya setiap kegiatan apapun pihaknya juga menyelipkan pembinaan kepada semua siswa agar hidup sehat salah satunya dengan membuang sampah ditempat, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Lebih lanjut dikatakan, jumlah siswa SMP Wisata Sanur sebanyak 1.242 orang. Untuk fasilitas ruang kelas yang disediakan sebanyak 32 kelas. Kelas VII jumlah ruang kelasnya adalah 10 ruangan, kelas VIII sebanyak 11 ruangan dan kelas IX sebanyak 11 ruangan.