Diposting : 11 April 2018 20:24
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Widodo Cahyono Putro
Keterangan Gambar: 
Widodo Cahyono Putro

BALI TRIBUNE - Bali United bakal dijamu Yangon United dalam penyisihan Grup D Piala AFC 2018, di Aung San Stadium, Myanmar, Rabu (11/4). Bagi Bali United, hanya kemenangan yang bisa mengantarkannya lolos dari fase grup.

“Kami menargetkan meraih poin di kandang Yangon United, syukur-syukur bisa poin penuh karena poin merupakan satu-satunya cara untuk lolos ke fase berikutnya,” ujar pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro dalam keterangannya di Yangon, Myanmar, Selasa (10/4).

Meraih hasil itu, lanjut Widodo, tidaklah mudah, sebab Yangon adalah tim kuat di Asia Tenggara. Terlebih, kata Widodo, saat leg pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, 12 Februari lalu Bali United menalan kekalahan dari Yangon United.

Saat ini dari empat tim di Grup G, Bali United bertengger di posisi kedua setelah Yangon United, dan tinggal menyisakan sekali laga melawan Global Cebu Filipina, di Stadion Kapten I Wayan Dipta mendatang. Widodo mengatakan, persiapan Bali United menghadapi Yangon sudah berjalan dengan baik.

“Di sela-sela Piala AFC, kami ikut Liga 1 sehingga persiapan kami di AFC maupun dalam menghadapi Yangon tak ada masalah. Jadi saya kira pertandingan besok (hari ini,red) bakal berjalan ketat dan seru,” kata Widodo yang mengaku respek dengan Yangon United karena tim papan atas.

Menurut dia, pascakalah atas Yangon United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dirinya sudah tahu kekuatan sekaligus sisi kelemahan lawannya itu. Kekuatannya, lanjut Widodo, para pemain Yangon United punya daya gedor tinggi, yang dimotori pemain asal Jepang, Yasuke yang pernah merumput di Indonesia.

Tetapi, kata Widodo, Bali United telah menyiapkan strategi menghadapi kekuatan dan karakter permainan Yangon United. “Jadi Bali United harus memainkan strategi yang tepat meredam permainan mereka. Jika anak-anak mampu memperagakan strategi, maka akan mampu menjinakkan kegarangan Yangon United,” imbuhnya.

Widodo mengatakan ada dukungan penonton dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon berkisar 30 hingga 50 orang, yang diharapkan bisa men-support pemainan BU. Widodo juga berharap anak asuhnya memberikan permainan yang bagus untuk menang.
Skuat Bali United bertolak ke Myanmar membawa 20 pemain, yakni: Diky Indriyana, I Made Wardana, Agus Nova Wiantara, Ahn Byungkeon, Demerson Bruno Costa, I Made Andhika Wijaya, Ricky Fajrin, Dias Angga Putra, Fadil Sausu, Sutanto Tan, Taufiq, I Gede Sukadana, Ahmad Agung Setia Budi, Hanis Sagara, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, I Nyoman Sukarja, Miftahul Hamdi, Ilija Spasojevic, Yandi Sofyan.