Diposting : 15 May 2018 00:12
redaksi - Bali Tribune
STIKOM
Keterangan Gambar: 
WISUDA - Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menyalami seorang wisudawan dalam Wisuda ke-22 STIKOM Bali di BICC The Westin Resorts Nuda Dua, Sabtu, 22 Mei 2018
BALI TRIBUNE -  Dalam Wisuda ke-22 STIKOM Bali melepas 262 orang Sarjana dan Diploma III bertempat di Bali International Convention Center, The Westin, Nusa Dua, Sabtu (11/5). Jumlah sebanyak itu terdiri dari 260 sarjana komputer (S.Kom) dan 2 orang ahli madya komputer (A.Md.Kom). Dari 260 sarjana komputer, 164 orang dari Program Studi Sistem Inormasi dan 96 orang dari Program Studi Sistem Komputer.
 
Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, sejak berdiri pada 10 Agutsus 2002 lalu, hingga kini STIKOM Bali telah meluluskan 4.980 alumni, terdiri dari 4.330 sarjana komputer dan 647 ahli madya komputer. “Dari 260 sarjana komputer tersebut, 10 orang di antaranya memperoleh dua gelar, yakni sarjana komputer dari STIKOM Bali dan BIT atau Bachelor of IT dari Help University Kuala Lumpur,” ungkapnya. 
 
Ia berharap agar wisuda ini tidak menjadi momentum akhir bagi para alumni. Tetapi menjadi momentum awal untuk belajar yang lebih luas lagi karena akan terjun lansung ke masyarakat, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Apalagi di era saat ini yang sangat ketat kompetisinya. "Harus terus belajar dimana pun dan kapan pun agar berwawasan luas. Sehingga harapan kami agar para alumni ini dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat di lingkungan dan bagi bangsa dan negara," harapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Dadang juga membeberkan sejumlah prestasi yang diraih oleh para mahasiswa STIKOM Bali, salah satunya adalah aplikasi Asian Games 2018. Aplikasi tersebut memberikan semua informasi tentang Asian Games 2018, seperti jadwal pertandingan, tempat pertandingan, harga tiket, hasil pertandingan, tempat penginapan dan sebagainya. Ia juga menjelaskan bahwa para alumni STIKOM Bali akan langsung diserap oleh lapangan kerja. "Paling lambat 40 hari alumni STIKOM Bali ini sudah diterima atau dapat pekerjaaan.  Rata - rata setiap hari tiga perusahaan minta alumni STIKOM via surat, email atau datang langsung," ujarnya.
 
Sementara itu Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti-induk STIKOM Bali-Prof. Dr. I Made Bandem, MA menambahkan, saat ini pihaknya sedang berjuang untuk meningkatkan status STIKOM Bali dari sekolah tinggi menjadi institut dengan membuka sebuah fakultas baru yakni fakultas ekonomi. Nantinya ada dua  fakultas, yaitu Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).  FTI (sebagai bawaan STMIK STIKOM Bali) terdiri tiga program studi (Prodi), yakni Sistem Komputer (S-1), Sistem Informasi (S-1), dan Prodi Manajemen Informatika (D-III). Sedangkan FEB  terdiri dari Prodi Akuntansi dan Prodi Manajemen. "Nanti namanya menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali atau disebut ITB STIKOM Bali. Pengajauan permohonan perubahan itu sudah kami lakukan  dua tahun lalu dan sudah beberapa kekurangan sudah kami penuhi sehingga kami berharap dalam tahun 2018 ini Institut STIKOM Bali sudah dapat terwujud,” terangnya. 
Saat ini jumlah mahasiswa STIKOM Bali mencapai 6.500 orang tersebar di tiga program studi atau prodi, yaitu Prodi Sistem komputer, Prodi Sistem Informasi dan Prodi Manajemen Informatika.