Akhir Pekan, Gerakan ‘Pemprov Bali Hadir’ Sasar Warga Kurang Mampu di 3 Kabupaten | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 22 Juli 2024
Diposting : 28 April 2024 20:10
KSM - Bali Tribune
Bali Tribune / BANTUAN - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyerahkan bantuan ‘Pemprov Bali Hadir’ kepada dua warga kurang mampu di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu (27/4).

balitribune.co.id | TabananSekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyerahkan bantuan ‘Pemprov Bali Hadir’ kepada dua warga kurang mampu di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu (27/4). Bantuan yang diserahkan berupa Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST), Bantuan Biaya Pendidikan serta Bantuan Sembako sumbangan dari Dinas Ketenagakerjaan ESDM, Dinas PUPRKim, Dinas KLH, Dinas Kebudayaan, Dinas PMPTSP dan Biro PBJ Ekbang Provinsi Bali. 

“Saya berharap bantuan yang diberikan oleh Pemprov Bali cukup. Untuk bantuan pembangunan rumah karena jaraknya cukup jauh dari jalan saya minta agar untuk pengangkutan materialnya dibantu oleh warga secara gotong-royong,” jelas Dewa Made Indra.

Akses menuju dua lokasi penerima bantuan RST di Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan memang sangat sulit bahkan dengan menggunakan sepeda motor. Tim dari Pemprov Bali harus berjalan cukup jauh menyusuri perkebunan warga untuk mencapai lokasi penerima bantuan.

Lokasi pertama, Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan kepada pasangan Kadek Sumerta Yasa (27) dan Ni Wayan Citraningsih (25) warga Banjar Sandan, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti. Kadek Sumerta Yasa tinggal di rumah bedeg 1 kamar bersama dengan istri dan ke-3 anaknya. Keluarga Kadek Sumerta Yasa juga sangat terkendala air bersih. Untuk memperoleh air keluarga masih menampung air hujan yang turun untuk keperluan MCK. Bantuan yang diberikan berupa RST, bantuan pendidikan dan bantuan sembako.

Lokasi kedua, Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan kepada I Nyoman Nara (79) warga Banjar Abang, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti. Rumah Pekak Nara yang terletak di tengah-tengah perkebunan sayur tersebut sudah tidak layak huni. Karenanya, Pemprov Bali memberikan bantuan RST. Dengan bantuan RST dari Pemerintah Provinsi Bali, Pekak Nara berharap dapat membangun rumah yang lebih layak serta sehat.

Kepala Desa Bangli, I Made Adiasa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Bali yang telah hadir membantu warganya. Begitu juga Bendesa Adat Abang Made Budi Raiastra, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali sangat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang menerima.

Di hari yang sama ‘Pemprov Bali Hadir’ juga menyerahkan bantuan RST dan biaya pengobatan di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada dan Sekretaris Dinas Kebudayaan menyerahkan bantuan tersebut kepada keluarga Kadek Subawa, melalui Perbekel Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng Putu Arya Suyasa.

Keluarga Kadek Subawa layak mendapat bantuan jika melihat kondisinya. Selain belum memiliki tempat tinggal tetap, Kadek Subawa juga memiliki dua orang anak yang mengalami gangguan kesehatan.

Putra pertama pasangan Kadek Subawa dan Luh Sutiasih, Gede Mapendra Jiwa Suputra (3), menderita Hidrosefalus dan terpasang selang dalam tubuhnya. Sedangkan putra kedua, Kadek Widi Suputra (2), menderita jantung bocor dan bibir sumbing.  Selain uang tunai, juga diserahkan berupa bahan makanan pokok berupa beras, beras Nutri-Zinc (khusus untuk memperbaiki gizi, kesehatan anak stunting), telur dan pampers. 

Perbekel Desa Sangsit Putu Arya Suyasa mengucapkan terima kasih atas kehadiran pemerintah untuk warganya. Dan pihaknya siap untuk mengawal bantuan bagi warganya ini.

Sebelumnya, Jumat (26/4), Gerakan Pemprov Bali Hadir menyambangi Desa Pedawa-Kabupaten Buleleng, Desa Kubutambahan-Kabupaten Buleleng dan Desa Tulikup-Kabupaten Gianyar.

Di Desa Pedawa, Buleleng, pasangan I Wayan Pinia (77) dan Ketut Sariasih (55) yang tinggal di gubuk yang masih berlantaikan tanah mendapat bantuan RST. bantuan juga diberikan kepada pasangan I Putu Tamba (60) dan Ni Ketut Mulut (58) yang tinggal beserta dua orang cucunya di Banjar Dinas Lambo Desa Pedawa. Jarak rumah yang cukup jauh dari jalan utama dan medan yang sulit dan terjal menuju lokasi rumah tidak melunturkan semangat dari jajaran Dinsos Provinsi Bali, Disdikpora Provinsi Bali, BKPSDM Provinsi Bali dan Biro PBJ Ekbang Setda Provinsi Bali untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga kurang mampu tersebut. Selain RST juga diserahkan bantuan pendidikan. 

Bappeda Provinsi Bali menyerahkan bantuan pendidikan, pengobatan dan sembako untuk pasangan Made Indrayana dan Ni Luh Restiani di Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng.

Made Indrayana menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Program ‘Pemprov Bali Hadir’ yang sangat bermanfaat untuk meringankan beban keluarganya. Selain untuk pengobatan istrinya, bantuan juga akan dimanfaatkannya untuk membiayai pendidikan dua putranya yang masing-masing duduk di bangku SD dan SMP. 

Untuk diketahui, Made Indrayana harus berjuang merawat istrinya Ni Luh Restiani yang mengidap kanker payudara sejak tiga tahun lalu. Kondisi sang istri makin memprihatinkan karena sejak lima bulan terakhir kankernya menyebar tulang hingga mengalami kelumpuhan. Dalam situasi itu, Made Indrayana kesulitan membiayai pengobatan istri dan membiayai sekolah dua putranya.

Di Kabupaten Gianyar, Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan rumah tangga dari Disperindag Provinsi Bali kepada Keluarga I Made Budiasa di Desa Tulikup. Made Budiasa harus menanggung dan mengurus kedua orang tua yang telah lanjut usia dimana sang ayah telah lama sakit sedangkan sang ibu mengalami gangguan jiwa serta demensia. Hal tersebut menyebabkan Made Budiasa tidak bisa bekerja karena harus mengurus kedua orang tuanya di rumah. “Sering sakit-sakitan, kalau sakit saya bawa ke rumah sakit gonceng tiga (bonceng motor bertiga, red),” jelasnya menceritakan keadaan mereka. 

Selain menyerahkan bantuan obat-obatan pihak RSJ Provinsi Bali juga membujuk pihak keluarga agar sang ibu dapat dirawat kembali tanpa biaya di RSJ Provinsi Bali. “Penyakit seperti ini sering terjadi pada lansia namun pada kasus ibu perlu perawatan yang lebih intens karena selain mengidap gangguan jiwa juga mengidap demensia,” jelas dr. Bagus Surya.

Kepala Desa Tulikup, I Made Ardika menyampaikan bahwa keluarga Made Budiasa telah terdaftar sebagai penerima bantuan Kecamatan walaupun hanya berupa bantuan sembako yang diberikan 3 bulan sekali. Ia sangat mengapresiasi bantuan dari Pemprov Bali melalui program ‘Pemprov Bali Hadir’ dan berharap program ini juga dapat menyentuh warga-nya yang lain yang juga memerlukan bantuan pemerintah.

Terakhir, Minggu (28/4), Gerakan Pemprov Bali Hadir yang dipimpin Sekwan Gede Indra Dewa Putra menyerahkan bantuan rehab rumah kepada warga Desa Les, Buleleng. didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Luh Ayu Aryani yang kala itu turut menyerahkan bantuan paket sembako. 

Kelian Banjar Dinas Panjingan Nyoman Rama Yani, menyambut positif kehadiran bantuan program ‘Pemprov Bali Hadir’, yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan namun belum tersentuh oleh program bantuan pemerintah lainnya. Gede Resti Gunantara, pun tak kalah bahagia saat mengetahui dirinya memperoleh bantuan rehab rumah. Karena menurutnya, dengan penghasilan dari hasil kerja serabutan, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama istri beserta seorang putrinya yang masih berumur 3,5 tahun. 

Gerakan “Pemprov Bali Hadir” dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga masyarakat kurang mampu akan terus dilanjutkan, baik berupa pembangunan rumah layak huni, rehabilitasi rumah agar lebih layak, bantuan pendidikan kepada anak-anak sekolah dari keluarga yang kurang mampu serta bantuan layanan kesehatan.