Diposting : 6 April 2020 07:17
Bernard MB - Bali Tribune
Bali Tribune/ Anggota Aliansi Bali Lawan Covid-19 membagikan poster keada warga masyarakat, Sabtu lalu.
Balitribune.co.id | Denpasar -  Aliansi Bali Lawan Covid 19 menilai ada beberapa kelompok masyarakat yang belum memahami Covid-19 dan bagaimana cara memutus  rantai pernyebaran Covid 19. 
 
"Data yang kami peroleh di lapangan, masyarakat yang tidak menaati instruksi dari pemerintah, saran dokter dan pihak - pihak terkait dalam rangka mencegah penyeberan Covid- 19 karena belum memahami secara detail terkait Covid- 19 itu sendiri dan bahaya – bahayanya,” ujar Koordinator Aliansi Bali Lawan Covid-19, Endang Astuti Bunga. 
 
Itu sebabnya, menurut Endang, pihaknya terjun ke masyarakat untuk memberikan edukasi terkait pencegahan persebaran Covid-19 dengan cara menyebarkan poster. 
 
Poster tersebut disebarkan ke rumah - rumah warga, kos - kosan, pasar dan ada beberapa poster yang ditempelkan ditempat - tempat yang strategis agar dibaca oleh masyarakat di wilayah Denpasar, Sabtu (4/4). 
 
"Edukasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat terkait Covid-19 dan bahayanya. Sehingga masyarakat semakin mengerti dan dapat menaati instruksi pemerintah, saran dokter dan pihak - pihak terkait agar melakukan social distancing, menjaga daya tahan tubuh dan sebagainya," kata Endang.
 
Aliansi Bali Lawan Covid 19 berharap agar masyarakat dapat menjalankan edukasi tersebut. Mencegah pernyebaran Covid-19 tentunya membutuhkan komitmen bersama dari semua elemen. Warga harus membantu warga lainnya yang membutuhkan. Penyelesaian masalah Covid 19 membutuhkan solidaritas dari semua elemen masyarakat.
 
Ada sembilan poin yang disampaikan dalam poster tersebut, yaitu pertama berisikan penjelasan terkait apa itu Covid-19. Kedua, tentang saran umum terkait langkah - langkah mencegah persebaran covid 19. Ketiga, langkah - langkah yang harus dilakukan ketika masuk minimarket dan sejenisnya. Keempat, menerangkan protokol yang dilakukan ketika  keluar rumah.
 Kelima, saran - saran kepada ojek online ketika melakukan mobilitas dan berhadapan dengan penumpang, Keenam, protokol masuk rumah, Ketujuh, tentang langkah - langkah ketika ingin melalukan transaksi di ATM. Sedangkan kedelapan, himbauan untuk yang tinggal di kos - kosan dan terakhir himbauan kepada masyarakat yang memiliki masalah terkait Covid 19, kecuali masalah medis dapat menghubungi Aliansi Bali Lawan Covid 19.
 
"Semoga masyarakat dapat mengerti dengan edukasi  ini dan dapat menjalankannya. Warga harus patuhi apa yang menjadi himbauan pemerintah dan dokter. Kita sama - sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Namun kita juga harus terus melakukan apa yang bisa kita lakukan," imbuh I Gusti Putu Putra Mahardika, Ketua Organisasi Gagasan Pemuda Bali yang merupakan salah satu organisasi yang tergabung dalam Aliansi Bali Lawan Covid 19.