Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Hujan Abu, Banyak Warga Sesak Nafas, PMI Bagikan Masker kepada Warga Puragae

MASKER
BAGIKAN MASKER - PMI bersama relawan bagikan masker kepada warga di Banjar Puragae, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem yang terdampak paparan abu vulkanik.

BALI TRIBUNE - Erupsi efusif dan ekplosive dalam sekala kecil yang terjadi beberapa kali sejak 27 Juni hingga Senin (2/7), telah mengakibatkan sejumlah desa di lingkar barat Gunung Agung terpapar hujan abu yang cukup berat. Salah satunya Desa Pempatan, Kecamtan Rendang, Karangasem.  Di desa dengan lima banjar dinas ini ketebalan abu vulkanik letusan Gunung Agung mencapai 0.5 Centimeter, dimana hampir sebagian besar atap rumah, pura dan pekarangan milik warga setempat tertutup abu vulkanik dengan bulir atau butiran abu bercampur pasir berwarna keabuan.   I Wayan Suantika, salah seorang warga Dusun Puragae, Desa Pempatan, Rendang, kepada koran ini mengatakan, jika Dusun atau Banjar Dinas Puragae paling berat terdampak paparan abu vulkanik yang cukup tebal. Parahnya lagi tiupan angin kencang dan hempasan kendaraan yang melintas  mengakibatkan abu vulkanik tebal yang menutupi sepanjang akses jalan utama yang melintasi desa tersebut beterbangan sehingga membuat warga sekitar mengalami sesak nafas. “Hampir semua banjar di desa kami ini terpapar hujan abu lebat, banyak warga kami utamanya balita dan lansia yang mengalami sesak nafas,” ucapnya.  Abu vulkanik yang beterbangan tertiup angin itu memang cukup mengganggu aktifitas warga sehingga sebagian besar warga utamanya yang memiliki anak-anak atau balita memilih untuk tidak keluar rumah. Untuk mengantisipasi dampak dari paparan abu vulkanik terhadap kesehatan warga, PMI Karangasem bersama sejumlah relawan, Senin kemarin, membagikan masker secara geratis kepada warga di Banjar Puragae dan di Pemuteran, Desa Pempatan, Rendang.  Ada ratusan masker yang dibagikan petugas kepada warga dari rumah kerumah serta membagikannya kepada para pengendara motor utamanya petani pencari rumput yang melintas di jalan. “Tim kita bagi dua, ada yang meluncur ke Pemuteran ada juga yang ke Puragae. Kami fokuskan di dua Banjar ini karena keduanya paling terdampak,” sebut Suantika yang juga menjadi relawan. Pihaknya berharap dengan bantuan masker ini, warga bisa beraktifitas di luar rumah seperti biasa dengan aman. Ni Wayan Sriani salah seorang petani di Banjar Puragae mengaku hampir seluruh lahan dan ladang pertanian warga tertutupi abu vulkanik. Akibatnya dia dan petani lainnya kesulitan mencari rumput untuk pakan ternaknya. “Susah sekarang mencari rumput pak, semua rumput di sini tertutupi abu vulkanik Gunung Agung. Makanya kami harus pergi jauh naik motor untuk mencari rumput ke dekat hutan yang tidak terpapar abu,” ungkapnya.  

wartawan
redaksi
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.