Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Investasi Pariwisata Berkembang Pesat, PHRI Denpasar Mencari Solusi Menjaga Kualitas Destinasi Sanur

Bali Tribune / NGOBROL -  PHRI Kota Denpasar saat Ngobrol Santai bersama sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pariwisata dengan tema Tantangan dan Peluang Pariwisata Kota Denpasar kedepan

balitribune.co.id | DenpasarMenghadapi berbagai tantangan dan peluang pariwisata di Denpasar khususnya di kawasan Sanur dipandang perlu adanya perencanaan tata ruang atau masterplan terbaru setelah adanya pembangunan pelabuhan maupun mal besar. Pasalnya, kawasan Sanur kedepannya masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang ditengah berbagai tantangan. Tantangan tersebut diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, Ida Bagus Sidharta Putra saat Ngobrol Santai bersama sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pariwisata dengan tema Tantangan dan Peluang Pariwisata Kota Denpasar kedepan di Griya Santrian Sanur beberapa waktu lalu. 

Ia berharap Ngobrol Santai ini mendapatkan solusi dalam menjaga kualitas kawasan pariwisata khususnya destinasi wisata Sanur, karena pesatnya perkembangan investasi pariwisata dan berdampak langsung secara signifikan dalam keutuhan sebuah destinasi. "Dengan harapan untuk mendapatkan solusi dalam menjaga kualitas pariwisata (quality tourism) khususnya destinasi wisata Sanur,” ujarnya. 

Pria yang akrab disapa Gusde ini menilai perlu adanya satu maping masterplan kembali. "Termasuk prioritaskan Sanur sudah berapa hotel? apakah masih bisa ada hotel?. Apa lagi yang harus ditambah, apakah atraksinya?," katanya. 

Hal tersebut yang sedang dipikirkan agar ada masterplan Sanur saat ini. "Apa yang kurang setelah adanya pelabuhan, bagaimana seharusnya apakah harus ada underpass agar tidak macet, apakah harus ada LRT (transportasi massal berbasis kereta), termasuk pengolahan sampah,” ucap Gusde yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Sanur.

Ia menuturkan, sebelumnya pembangunan di Sanur dilakukan berdasarkan zonasi. Saat ini zonasi sangat ideal jika diberlakukan kembali di Sanur. "Saya lihat itu (zonasi) ideal karena zonasi bukan hanya masalah tempat saja, di mana tidak boleh melewati kawasan suci. Zonasi bukan hanya zone 1, 2, 3 boleh dibangun yang mana tidak boleh dibangun pun bisa diatur. 

Jadi kalau dulu ada Perwali yaitu sebuah masterplan terkait zonasi membangun, di mana boleh membangun. Ada 3 zonasi diterapkan terkait pembangunan suatu bangunan, hotel, besaran kamar hotel, keberadaan pohon, adanya parkir dan fasilitas lainnya. Limbah diolah dulu sebelum dibuang. Penyerapan tenaga kerja 30-40 persen,” tuturnya.

Berdasarkan kondisi di Sanur saat ini pihaknya merasa galau karena akan kehilangan satu identitas Sanur, Denpasar yang dibanggakan dengan arsitekturnya dan lainnya. Ia pun menilai kondisi di Bali ini tidak baik-baik saja dengan berbicara terkait sampah, transportasi dan lainnya sehingga perlu pengambilan suatu perbaikan secara bersama-sama dan masif harus terus dilakukan.

"Hal kecil apa yang anggota PHRI bisa lakukan seperti tetap mempertahankan karakter, kandungan lokal food, pelayanan.Kami rasa Sanur dalam masa rekonsiliasi. Jadi saya pikir harus merekonstruksi ke depan mau ke mana? Itulah kita harus bicarakan panjang,” tegasnya.

wartawan
YUE
Category

Hadiri Karya Agung Panca Wali Krama Pura Hulundanu Batur Songan, Bupati Adi Arnawa Ajak Jaga Danau Batur Sebagai Jantung Air Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Upacara keagamaan Danu Kertih serangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama digelar megah di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (8/9/2026). Karya di salah satu Pura Tri Kahyangan Jagat yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali ini dilaksanakan sebagai momentum penting untuk mendoakan kerahayuan, keselamatan, serta menjaga keharmonisan alam dan spiritual Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Aroma Tak Sedap Pengolahan Sampah Bikin Resah Warga Bajera

balitribune.co.id I Tabanan – Aktivitas pengolahan sampah di Banjar Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan diprotes warga karena menimbulkan bau menyengat.

Masalah pencemaran bau busuk yang sempat ramai hingga viral di media sosial ini memaksa jajaran Polsek Selemadeg bersama pemerintah desa setempat turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertamina Tindak SPBU Nakal, Bali Terbanyak Kena Sanksi

balitribune.co.id I Denpasar - Praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan masih menjadi persoalan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Jatimbalinus) mencatat sebanyak 237 SPBU telah dikenai sanksi sepanjang Januari hingga 3 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Membara, Enam Kebakaran Landa Buleleng dalam Sehari

balitribune.co.id I Singaraja - Enam kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Buleleng, Senin (7/9/2026).

Kebakaran tercatat terjadi di Desa Bengkel, Busungbiu; Desa Pangkung Paruk dan Ularan, Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga; serta Desa Gitgit, Sukasada.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Tata Ruang, Bangunan Pertokoan di Jalan Suradipa Bakal Disegel

balitribune.co.id I Denpasar – Pengerjaan pembangunan pertokoan di Jalan Suradipa, Denpasar terpaksa dihentikan karena dinilai melanggar ketentuan tata ruang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar akan menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3), yakni berupa Penyegelan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.