Jelang Buka Kunjungan Turis Domestik, Tim Verifikasi Cek Kesiapan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 27 July 2020 19:20
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / PENGECEKAN - Tim verifikasi tata kelola pariwisata pasca-pandemi Covid-19 Kabupaten Badung melakukan pengecekan kesiapan pusat perbelanjaan dalam menerapkan protokol kesehatan tatanan kehidupan era baru

balitribune.co.id | BadungMenjelang dibukanya pariwisata untuk wisatawan domestik di tatanan kehidupan Bali era baru yang dijadwalkan pada 31 Juli 2020, tim verifikasi tata kelola pariwisata pasca-pandemi Covid-19 melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di industri pariwisata Badung. Tidak hanya hotel, restoran, tempat hiburan yang diinspeksi terkait penerapan protokol kesehatan. Tim verifikasi juga menginspeksi kesiapan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan. 

Hal ini guna mencegah terjadinya penambahan klaster penyebaran Covid-19 di area publik pada tatanan kehidupan Bali era baru. Beberapa hari ke depan, Bali akan siap menyambut kedatangan turis domestik meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Selanjutnya, dijadwalkan pada 11 September Bali akan membuka pariwisata untuk kunjungan dari wisatawan mancanegara. 

Ketua rombongan tim verifikasi industri pariwisata Badung, I Ketut Suabawa saat inspeksi di salah satu pusat perbelanjaan di Kuta Kabupaten Badung beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa tim verifikasi bergerak cepat melakukan inspeksi penerapan protokol kesehatan di sejumlah pusat perbelanjaan atau mall. "Kali ini inspeksi dilakukan dengan menyasar pusat perbelanjaan atau mall yang ada di wilayah Kuta," katanya.

Pasalnya saat ini, pada tatanan kehidupan Bali era baru ditengah pandemi Covid-19, sejumlah pusat perbelanjaan di Bali mulai ramai didatangi pengunjung. 

Seluruh standar operasional prosedur yang diterapkan pengelola mall menjadi perhatian dan diperiksa oleh tim verifikasi. Diantaranya adalah penyediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer atau cairan penyanitasi tangan. Serta proses pemeriksaan pengunjung di pintu masuk hingga pemasangan penanda untuk mengatur jaga jarak pengunjung di seluruh area mall termasuk di ruangan toilet.

Ia mengungkapkan, dari hasil inspeksi, tim verifikasi masih menemukan adanya kekurangan. Dimana pengelola mall belum menggunakan sistem registrasi secara elektronik yang dibutuhkan untuk menghitung jumlah pengunjung. "Atas masukan dari tim verifikasi, manajemen mall ini akan berupaya melakukan penyempurnaan penerapan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah," ucapnya. 

Menurut dia, tidak hanya meninjau secara fisik, kedatangan tim verifikasi juga memeriksa kelengkapan dokumen-dokumen pendukung dan juga fasilitas yang dibutuhkan untuk menyatakan bahwa manajemen mall tersebut benar-benar serius dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.