Kampanye ke Daerah Terpencil, Masyarakat Desa Pedahan, Desa Ban dan Muntigunung Siap Menangkan Massker | Bali Tribune
Diposting : 2 December 2020 18:35
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / Massker saat turun kamoanye di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu

balitribune.co.id | Amlapura - Menjelang akhir masa kampanye, Pasangan Calon (Passlon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, Nomor Urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) melaksanakan kegiatan kampanye tatap muka terbatas dengan masyarakat di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Karangasem, Rabu (02/12/2020). Untuk mengoptimalkan kegiatan turun menggalang dukungan, I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Made Sukerana membagi tugas, dimana Cabup Mas Sumatri bersama jajaran DPW Nasdem Bali dan DPD Nasdem Karangasem menggelar kampanye di Desa Adat Jasri, Subagan, Karangasem, sementara Cawabup I Made Sukerana melaksanakan kegiatan kampanya di Desa Tianyar, dan Desa Tianyar Barat Kecamatan Kubu.

Di Kecamatan Kubu, I Made Sukerana bersama tim melaksanakan kampanye tatap muka terbatas di enam lokasi yang seluruhnya berada di daerah terpencil, masing-masing di Dusun Sengsana, Dusun Bukit Lambuh, dan Dusun Padang Sari, Desa Tianyar, Banjar Muntigunung dan Banjar Legawa Samuh, Desa Tianyar Barat dan di Banjar Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu.

Dalam kegiatan simakramanya di Dusun Sengsana, Dusun Bukit Lambuh dan Dusun Padang Sari, I Made Sukerana disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sukerana banyak memaparkan visi-misi dan program kerja Massker selama lima tahun kedepan yang menitik beratkan pembangunan di sektor Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan dengan pembangunan sektor perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Karangasem.

Dikatakannya, lima tahun kepemimpinan Bupati Mas Sumatri, banyak sudah prestasi dan kemajuan yang dicapai kendati kata dia, pemerintahan Mas Sumatri hanya efektif selama 2,5 tahun karena saat itu Karangasem dilanda erupsi Gunung Agung dan saat ini Pandemi Covid-19. “Kendati hanya efektif memerintah Karangasem selama 2.5 tahun. Namun Ibu Mas Sumatri berjuang keras bagaimana sebisa mungkin melaksanakan program pembangunan yang telah dicanangkan. Dan bliau cukup berhasil dan bahkan mendapat pengakuan dari Kemendagri dan Kementrian Keuangan RI,” ungkap I Made Sukerana.

Dan untuk periode kedua, Mas Sumatri dan dirinya telah merancang sejumlah program pemabangunan untuk lima tahun kedepan, disambing menuntaskan program kerja periode sebelumnya seperti menuntaskan proyek air bersih Telaga Waja hingga mengalir secara merata di seluruh wilayah Kecamatan Kubu, serta penuntasan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum untuk peningkatan pelayanan masyrakat.

Untuk di Kecamatan Kubu, sebagai putra daerah Kubu dirinya akan berjuang untuk pembangunan di Kecamatan Kubu. “Perbaikan akses jalan dan air bersih menjadi fokus yang akan kami tuntaskan, termasuk pengembangan pertanian di Kecamatan Kubu yang saat ini sudah mulai menggeliat, seperti petanian bawang, mete dan kacang tanah. Bahkan kwalitas kacang tanah di Kubu sangat bagus sehingga dibeli langsung oleh Pabrik Dua Kelinci,” lugasnya.

Sementara itu, sejumlah aspirasi juga disampaikan oleh masyarakat dalam sesi dialog santai yang penuh keakraban. Jro Mangku made Tedja dan I Komang Mori mengusulkan bantuan perbaikan akses jalan di Dusun Bukit Lambuh, Sengsana dan Padang Sari. Terkait usulan tersebut, Made Sukerana mengaku pihaknya bersama anggota DPRD dari Fraksi Golkar asal Kecamatan Kubu akan memperjuangkannya.

“Karena itu merupakan jalan desa, jika tidak bisa dianggarkan menggunakan dana desa. Bisa dilakukan betonisasi jalan menggunakan dana Bansos! Kami akan perjuangkan bersama pak Musna Antara,” ucapnya. Ditambahkannya, Mas Sumatri sudah mengajukan bantuan bibit babi, dan dua juta bibit tanaman mete. Selain itu  utntuk sektor pertanian, pihaknya telah memprogramkan bantuan traktor dan bantuan untuk Subak dan Gapoktan.