Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perumdam THB ‘Sing Ngecor Sing Mulih’, Raih Peringkat Pertama BUMD Awarad Kemendagri

Bali Tribune / PENGHARGAAN - Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana dan Dirut Perumdam THB I Made Lestariana usai menerima penghargaan BUMD Award dari Kemendagri, Minggu (1/10).

balitribune.co.id | Singaraja – Luar biasa Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Hita Buleleng (Perumdam THB) menerima penghargan tertinggi sebagai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan kategori sedang. Hasil itu menempatkan Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali meraih peringkat pertama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Award dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Usai menerima penghargaan Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan, penghargaan yang diterima Perumdam THB merupakan bukti nyata kerja jajaran pemerintah dan BUMD Kabupaten Buleleng. Menurutnya, ketika organisasi bekerja dengan target kinerja yang terukur serta memegang jargon "Buleleng Bisa" maka hasilnya akan berbuah manis. Buktinya, bisa meraih peringkat pertama di antara kabupaten-kabupaten lain se-Indonesia yang jumlahnya 400 lebih.

“Di Bali kita nomor satu, karena peringkat dua diraih Depok. Dan ketiga didapatkan Kabupaten Badung,” ujar Pj Lihadnyana bangga, Minggu (1/1).

Berbagai penghargaan yang diterima Perumdam THB menunjukkan bahwa BUMD bidang pengelolaan air minum milik Kabupaten Buleleng ini semakin lama semakin menunjukkan kualitasnya dalam memberikan pelayanan publik. Terlebih, BUMD Award dari Kemendagri ini merupakan penghargaan yang pertama dan baru dihelat pada Tahun 2023. Karena itu Lihadnyana berpesan kepada seluruh jajaran utamanya direksi Perumdam THB ke depannya harus bisa mempertahankan penghargaan yang diraih, serta menunjukkan pelayanan publik yang semakin baik.

“Ukurannya sederhana. Bahwa bagaimana masyarakat yang dilayani merasa puas, dan tidak komplain. Sesuai dengan tagline "sing ngecor sing mulih",” kata Lihadnyana.

Atas pengharagaan itu,Direktur Utama Perumdam THB I Made Lestariana mengaku bangga atas torehan prestasi yang dirauh tersebut.Pasalnya,penghargaan BUMD Award bidang Pengelolaan Air Minum atau PDAM kategori sedang dengan kategori sedang, adalah PDAM yang memiliki jumlah pelanggan diantara 30.000 sampai dengan 100.000 pelanggan.

“Penilaian dalam penghargaan BUMD Award ini didasarkan kepada lima aspek. Pertama dari program kemanfaatannya bagi masyarakat secara langsung. Kedua terkait kinerja keuangannya. Ketiga terkait performa pelayanan publiknya. Keempat adalah penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG. Terakhir adalah hubungannya tentang inovasi dan sinergi yang dilakukan,”jelas Lestariana.

Untuk mencapai optimalisasi kerja Lestariana mengaku selama ini selalu fokus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pelanggan di Kabupaten Buleleng.”Pelayanan kami berikan yang terbaik menyangkut kuantitas, kualitas, dan kontinuitas pelayanan,”terang  Lestariana.Selain itu,kata Dirut yang meniti karir dari bawah ini Perumdam THB menjalankan 3 amanah BUMD diantaranya mendorong kemanfaatan untuk mendorong perekonomian daerah, menyelenggarakan kemanfaatan umum, dan menghasilkan laba dan keuntungan.

“Dalam catatan keuangan, Perumdam THB selalu dalam kondisi yang baik.Tahun ini kita malah mampu memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah sebanyak Rp 7,5 miliar,”tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Wawali Arya Wibawa Hadiri Musda XI DPD Partai Golkar Kota Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Denpasar Tahun 2025 yang dibuka langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, di Gedung Madu Sedana, Sanur Kauh, Minggu siang (12/10).  

Baca Selengkapnya icon click

Alih Fungsi Lahan di Badung Semakin "Gila-gilaan", Tahun 2024 Saja Mencapai 348 Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Masifnya pembangunan berdampak serius terhadap alih fungsi lahan di Kabupaten Badung.  Tercatat setiap tahun alih fungsi lahan terus bertambah. Bahkan alih fungsi lahan terjadi secara "gila-gilaan" pada tahun 2024. Dimana dalam setahun itu dua ratusan hektar lahan produktif di Gumi Keris berubah menjadi beton.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.