Rakercab I PDIP Badung | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 07 Agustus 2020
Diposting : 11 July 2016 11:57
I Made Darna - Bali Tribune
Rakercab
RAKERCAB - Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster didampingi Ketua DPC PDIP Badung I Nyoman Giri Prasta membuka Rakercab I PDIP Badung dengan pemukulan gong, Minggu (10/7).

Mangupura, Bali Tribune

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung mengelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I bertempat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Badung di Sempidi, Minggu (10/7). Rakercab dengan tema: ‘Memilih Jalan Trisakti Untuk Kesejahteraan Rakyat Badung Melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana’ ini juga diisi pelantikan pengurus Ranting se-Kabupaten Badung.

Rakercab dibuka langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster. Selain dihadiri jajaran pengurus partai dari tinggat DPD, DPC, PAC, ranting, fraksi, juga dihadiri sejumlah pimpinan parpol di Badung. Seperti Ketua Partai Golkar Badung I Wayan Muntra, Ketua Partai Demokrat Badung I Made Sunarta, Ketua Partai Nasdem Badung I Putu Suyanta, Ketua Partai Gerindra Badung IGK Puri Artha, Ketua Partai Hanura Badung I Made Subawa dan perwakilan PAN Badung.

Kehadirian petinggi-petinggi partai ini menurut Koster adalah bentuk kerjasama yang baik. Apalagi sepengetahuannya Ketua DPC PDI Perjuangan Badung yang juga Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta telah menjalin hubungan yang sangat baik dengan fraksi-fraksi di DPRD Badung. “Pembagian jabatan di DPRD Badung adalah bentuk kebijakan yang sehat yang diambil Giri Prasta. Tidak ada egoisme partai, bekerjasama membangun dan mensejahterakan masyarakat Badung,” kata Koster.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan, Rakercab adalah penjabaran dari Kongres, Rakernas, Rakerda. “Kami memilih jalan Tri Sakti untuk mensejahterakan masyarakat Badung dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Tatanan Rakercab ini sudah masuk mengawal pelaksanaan program dan kegiatab PPNSB yang dituangkan dalam RPJMD PPNSB, kemudian diteruskan kepada RKPD, Renstra SKPD, Renja SKPD, RAPBD Perubahan Tahun 2016 dan RAPBD tahun 2017,” jelasnya.

Dia sangat yakin dengan PPNSB yang mengupas permasalahan dari hulu ke ke hulir akan mampu mensejahterakan masyarakat, khususnya di Badung. Sejumlah rumusan diperoleh pada Rakercab I ini diantaranya, menetapkan arah kebijakan, program dan kegiatan partai. Konsolidasi partai, penetapan target perolehan kursi di DPRD Badung dari 16 kursi menjadi 20 kursi, dan DPRD Bali dari 2 kursi menjadi 4 kursi pada Pileg tahun 2019 mendatang.

Untuk program kegiatan juga ditelorkan sejumlah rekomendasi seperti pembentukan Purusda/BUMD yang menangani hasil-hasil pertanian, berfungsi untuk menjamin kepastian harga yang layak dan mencegah praktek mafia yang merugikan petani. Pembentukan BUMD juga untuk membeli hasil-hasil produksi petani yang kemudian disalurkan ke hotel, restauran dan pasar modern yang ada di Badung.

Rekercab juga merekomendasikan standarisasi pembangunan dan pengembangan diantaranya, RSUD, RS Pratama, Puskesmas, serta mobil kesehatan keliling. Pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian, peternakan dan perikanan, pembangunan kantor PHDI Badung dan kantor Majelis Madya Desa Pekraman.